Tuesday, 23 July 2019

Terkait Kasus Ratna Sarumpaet, BPN Prabowo-Sandi Bakal Disaring Kembali

Rabu, 3 Oktober 2018 — 23:36 WIB
Dahnil Anzar.(dok/yendhi)

Dahnil Anzar.(dok/yendhi)

JAKARTA – Menindak-lanjuti penghianatan Ratna Sarumpaet terhadap pasangan capres-cawapres, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, Badan Pemenangan Nasional (BPN) akan menyaring kembali anggota.

Seperti diketahui, Ratna Sarumpaet adalah anggota BPN dan menempati posisi Juru Kampanye Prabowo-Sandi. Dia dianggap berkhianat karena membuat berita bohong dan membiarkan Prabowo beserta anggota BPN ikut menyuarakan cerita khayalan Ratna tersebut.

Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN), Dahnil Anzar mengatakan, Ratna menjadi Juru Kampanye Nasional karena permintaan Ratna sendiri yang ingin ikut berjuang. Prabowo membuka tangan usai mendengar keluh kesah dari Ratna.

“Pak Prabowo tidak punya tradisi berprasangka buruk apalagi ke tim sendiri. Ketika Pak Prabowo jadi korban kebohongan, itu lain hal,” ujar Dahnil di kediaman Prabowo Jalan Kartanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018) malam.

Tidak ingin terulang kasus yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet, Prabowo memutuskan akan menguji dan menyaring ulang semua anggota BPN agar tidak ada penghianatan.

“Yang jelas tentu kita evaluasi bagi untuk memastikan tim ini bersih dari mereka-mereka yang mau merusak Prabowo-Sandiaga dari dalam. Dan kami akan menscreening lebih dalam ada tidak penyusupan tim Prabowo ini. Kami akhirnya akan menscreening semua tim disini jangan sampai ada penyusupan yang kami tidak tahu,” kata Dahnil.

Namun demikian, Dahnil tidak mau menyebut Ratna sebagai penyusup. Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah itu hanya tegaskan faktanya Ratna telah berbohong kepada seluruh anggota BPN.

“Kami tidak tahu (Ratna penyusup-Red), tapi yang jelas faktanya Bu Ratna telah melakukan pembohongan ke kami semua,” tandas Dahnil.

Prabowo melalu tim hukum-nya akan melakukan pelaporan terhadap Ratna. Hal itu sesuai pendirian awal mereka bahwa tidak akan memainkan isu Hoak selama kampanye dan akan melaporkan sendiri anggota BPN yang sengaja membuat Hoak. (Yendhi/b)