Monday, 15 October 2018

Universitas Manchester Sahkan Larangan Bertepuk Tangan

Rabu, 3 Oktober 2018 — 9:47 WIB
Ilustrasi. (ist)

Ilustrasi. (ist)

INGGRIS – Dianggap bisa memicu kecemasan, Universitas Manchester akhirnya mensahkan larangan untuk bertepuk tangan. Mereka lebih menyarankan untuk melakukan lambaian ‘jazz hands’, jika ingin mengapresiasi suatu hal.

Petugas di Universitas Manchester menjelaskan, bahwa suara sorak sorai dan tepuk tangan dapat menyebabkan beberapa masalah yang berkaitan dengan sensor dalam tubuh.

Dilansir Daily Mail, setelah melalui pembicaraan panjang, maka Unversitas Manchester memilih menggati tepuk tangan dengan bahasa isyarat Inggris yang biasa disebut ‘Jazz hands’.

Hal ini tent mengundang kontroversial, karena tepuk tangan sudah dipakai selama berabad-abad sebagai ungkapan kegembiraan. “Sangat konyol. Bisa-bsisa dalam 10 tahun ke depan, kita tidak bisa bernafas bebas tanpa menyinggung orang lain,” tulis Ricky French di akun Twitternya.

Dan ternyata, tidak semua orang yang memiliki gangguan kecemasan juga setuju dengan larangan tersebut.

“Saya memiliki seorang anak autis dan saya mengajarinya untuk bertepuk tangan – dan Anda menggunakannya untuk menyetujui suara yang berbeda,” ujar seornag warganet.

‘Saya menderita kecemasan, tetapi larangan bertepuk tangan itu konyol. Anda tidak bisa begitu saja mengubah tradisi terkenal karena minoritas,” ujar netizen lainnya. (mb)