Saturday, 20 October 2018

Airin Lepas 10 Relawan ke Lokasi Bencana Sulteng

Sabtu, 6 Oktober 2018 — 14:27 WIB
Walikota Tangsel Airin Rahmi Diany saat melepas relaman Tangsel membantu korban bencana di Sulteng.  (anton)

Walikota Tangsel Airin Rahmi Diany saat melepas relaman Tangsel membantu korban bencana di Sulteng. (anton)

TANGSEL  – Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany melepas tim relawan dari wilayahnya yang akan terjun membantu korban bencana di Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng.

Dalam pesannya, Airin meminta tim relawan itu agar menjaga kesehatan,  dan membantu korban  disana, serta laksanakan tugas dengan sebaik baiknya. Tim juga diminta  berkoordinasi dengan tim relawan lain maupun petugas yang tengah bekerja membntu serta mengevakuasi korban bencana alam di Sulteng.

“Saya hanya dapat memberikan dorongan moril dan kekuatan doa agar relawan yang dikirim ke Palu,  Sigi atau Donggala dapat melaksanakan tugas kemanusiaan dengan baik terlebih mereka yang mengalami bencana masih saudara kita, ” kata Walikota Tangsel Airin Rahmi Diany saat melepas sepuluh relawan menuju lokasi bencana di Sulteng, Sabtu (6/10).

Relawan yang berjumlah 10 orang ini terdiri dari 5 relawan dari PMI dan 5 dari BPBD Tangsel dan mereka akan bergabung dengan sepuluh relawan dari Satpol PP Tangsel yang terlebih dulu sudah berangkat dan membantu evakuasi korban bencana disana.

Mereka akan bergabung ke PMI pusat maupun pemerintah Kota Palu. Mereka ini, hadir membantu sebagai relawan yang mempunyai kapasitas serta terlatih.

“Nantinya mereka akan memberikan laporan terhadap kondisi di Palu,  Sigi dan Donggala tentang apa yang dilakukan serta apa yang sangat dibutuhkan, ” katanya.

Para relawan akan bertugas disana hingga lima hari kedepan. Tetapi, kemungkinan akan bertahan lama sesuai dengan laporan relawan Tangsel disana. Untuk sepuluh relawan yang sudah lebih dulu disana diperkirakan sampai tanggal 15 Oktober 2018 tapi tergantung situasi dan kondisi apaka masih dibutuhkan atau tidak jika dibutuhkan tentunya kan ditambah waktu serta personil yng dikirim,  kata Airin.

Sedangkan,   Sekertaris PMI Tangsel, Adji Eka Warman mengatakan, masih ada waktu untuk mempersiapkan peralatan yang akan dibawa ke Palu-Donggala, Sulteng. “Ada 40 kantung mayat serta obat obatan yang akan dibawa dan untuk pemberangkatan masih dalam pembicaraan, apakah berkumpul di Bandara atau di BPBD Tangsel,” katanya. (anton/win)