Friday, 20 September 2019

Saksi untuk Ratna Sarumpaet

Mangkir, Amien Rais Pekan Depan Dipanggil Kembali oleh Polda Metro

Sabtu, 6 Oktober 2018 — 22:34 WIB
Amien Rais. (dok. rihadin)

Amien Rais. (dok. rihadin)

JAKARTA- Polda Metro Jaya akan tetap memanggil Amien Rais sebagai saksi pekan depan untuk kasus Ratna Sarumpaet yang jadi tersangka penyebaran berita hoaks.

Pasalnya Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut, Jumat (5/10/2018) tidak memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya.

Penyidik butuh keterangan Amien Rais karena beredar kabar, mantan Ketua MPR tersebut salah satu yang pertama kali diberitahukan oleh Ratna Sarumpaet soal adanya penganiyaan terhadap dirinya 21 September 2918 di Bandung yang ternyata bohong.

Sebab pada tanggal tersebut Ratna Sarumpaet justru sedangan berada di rumah sakit bedah di kawasan Menteng, Jakarta Pusat untuk melakukan operasi plastik dan menyedot lemak dari pipinya.

Pada mendengar cerita Ratna Sarumpaet yang dianiaya oleh tiga pria tidak dikenal hingga mukanya lebam-lebam membuat Amien Rais sempat geram sehingga bersama Prabowo menggelar keterangan pers mengencam penganiyaaan terhadap Ratna Sarumpaet yang juga anggota Badan Pemenangan Nasional untuk pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandi.

Prabowo ketika itu menyebut penganiyaan terhadap aktivis perempuan itu di luar batas kemanusiaan, melanggar HAM dan mencederai demokrasi.

Nyatanya pemain teater itu tidak pernah dianiaya. Ratan mengaku berbohong. Mengaku merasa dibohongi, Prabowo lalu minta maaf.

“Minggu depan (dipanggil lagi) . Tapi harinya belum,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di kantornya, Jakarta, Sabtu (6/10/2018).

Menurut Argo, pemeriksaan tersebut untuk menggali keterangan dari Amien soal cerita penganiayaan yang disampaikan Ratna Sarumpaet.

Diakui oleh Kabid Humas tersebut, bukan hanya Amien yang akan dipanggil tetapi orang-orang di sekitar Ratna Sarumpaet yang sempat mengetahui soal rekayasa cerita penganiayaan itu . Selain itu, para pelapor Ratna dalam kasus hoaks penganiayaan ini juga segera dimintai keterangan.

“Jadi besok hari Senin (8/10) agendanya memeriksa yang melaporkan ke Polda Metro. Ada beberapa yang melaporkan itu loh ya,” ucap Argo.(B)