Saturday, 20 October 2018

Menpora Bangga Tim Asian Para Games Indonesia Sudah Raih Tiga Medali Emas

Senin, 8 Oktober 2018 — 16:09 WIB
Menpora RI Imam Nahrowi berada di area Main Press Center (MPC), GBK Arena, Jakarta Pusat, Senin (8/10/2018).(cw2)

Menpora RI Imam Nahrowi berada di area Main Press Center (MPC), GBK Arena, Jakarta Pusat, Senin (8/10/2018).(cw2)

JAKARTA – Indonesia berhasil menambah medali di hari ketiga pertandingan Asian Para Games 2018.

Sampai pukul 14.00 WIB, Indonesia sudah mengkoleksi tiga emas, empat perak dan lima perunggu. Medali emas disumbangkan oleh tim beregu putra cabang olahraga (cabor) para bulutangkis, pada Minggu (7/10/2018) siang.

Lalu medali emas kedua disumbangkan oleh paralympian Suparniyati yang turun di cabor para atletik nomor tolak peluru F20, dan paralympian Rica Oktavia di nomor lompat jauh T20.

Sedangkan empat medali perak disumbangkan oleh paralympian Ni Nengah Widiasih di nomor angka berat 45 Kg, paralympian Muhammad Fadli di cabor Balap sepeda dengan nomor time trial putra (C4), paralympian Ana Widyasari di nomor tenis meja putri (T11), dan paralympian Sufyan Saori di cabor Balap Sepeda nomor time trial putra.

Kemudian lima medali perunggu disumbangkan oleh paralympian para renang Syuci Indriani di nomor gaya bebas 200 meter, paralympian tenis meja Adyos Astan di nomor tunggal putra (TT4), paralympian balap sepeda Sri Sugiyanti di nomor time trial B, dan paralympian balap sepeda putra Herman Halawa di nomor time trial.

Meteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi bersyukur karena atlet paralympian Indonesia berhasil menyabet banyak medali di ajang olahraga disabilitas terbesar se-Asia ini. Sejauh ini, Indonesia sudah mengkoleksi banyak medali.

“Alhamdulillah kita berhasil dengan peraihan tiga medali emas. Semua tidak terlepas dari dukungan kita, para atlet, pelatih dan sorak suporter yang tak henti-hentinya mendoakan mereka agar lebih lagi. Sekali lagi, tiga emas, empat perak, lima perunggu,” terang Imam di Main Press Center (MPC), GBK Arena, Jakarta Pusat, Senin (8/10/2018).

Perolehan medali ini diharapkan dapat memberikan suntikan semangat dan dorongan bagi paralympian Indonesia lainnya. Terlebih untuk mendapatkan emas.

Sebab, bagi paralympian yang berhasil meraih medali emas di Asian Para Games 2018 ini, maka untuk Parlympic di Tokyo pada 2020 mendatang, dapat ikut pertandingan tanpa mengikuti kualifikasi lagi.

“Semoga masih ada semangat, memicu bagi atlet yang lain agar siang ini sore malam besok dan terakhir agar berjuang mendapatkan medali emas sebanyak-banyaknya,” tandas Imam. (cw2/tri)