Monday, 22 October 2018

Ratusan Massa Datang, Polisi hanya Bolehkan Amien Rais dan Pengacara Masuk

Selasa, 9 Oktober 2018 — 19:51 WIB
Amien Rais (timyadi)

Amien Rais (timyadi)

JAKARTA  –  Polisi telah menerima surat pemberitahuan rencana aksi massa yang akan mengawal jalannya pemeriksaan Amien Rais sebagai saksi kasus dugaan penyebaran informasi bohong atau Hoax tersangka Ratna Sarumpaet, Rabu (10/10/2018).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, dalam surat pemberitahuan sebanyak 500 orang akan berdemo di depan Polda Metro Jaya.

“Besok diagendakan riksa pak Amien Rais. Jadi dari pihak pak Amien Rais sudah ada yang memberitahukan ke intel. Sudah kami terima lebih kurang 500 orang nanti yang akan mendampingi pemeriksaan itu,” kata Argo di kantornya, Selasa (9/10/2018).

Argo menambahkan, pihaknya siap mengawal jalannya aksi yang hendak mengawal pemeriksaan Amien Rais. Namun, belul dijelaskan jumlah personel yang akan diturunkan.

“Tentunya nanti dari kepolisian akan menentukan personil. Yang akan kami siapkan untuk mengamankan jalannya kegiatan itu. Masih disusun (rencana pengamanan),” ujar Argo.

Sesuai jadwal, mantan Ketua MPR-RI itu diminta hadir pukul 10.00 WIB dan telah mengkonfirmasi kehadiran. Pasalnya, Amien sempat mangkir pada panggilan pertama, Jumat (5/10/2018).

Polisi tidak mempermasalahkan Amien mengerahkan massa meski hanya berstatus sebagai saksi. Dihimbau, kepada peserta aksi mematuhi aturan selama menyampaikan aspirasinya. “Di luar semua ya, di luar Polda Metro. Yang diperbolehkan masuk Amien sama pengacaranya,” tandas Argo.

Sebelumnya, Amien Rais disebutkan akan mengerahkan 300 advokat saat akan menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya sebagai saksi kasus dugaan berita bohong atau Hoax tersangka Ratna Sarumpaet. Selain itu, lebih dari 500 massa akan turun ke jalan mengawal jalannya pemeriksaan Amien Rais.

Aksi yang di inisiasi oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama akan dimulai pukul 08.00 WIB dengan diawali doa bersama dan menggelar shalat Duha berjamaah di Masjid Al Munawaroh, Pancoran, Jakarta Selatan. (Yendhi/win)