Thursday, 18 October 2018

Asian Para Games 2018

Angkat Berat Tambah Perak dan Perunggu untuk Indonesia

Kamis, 11 Oktober 2018 — 18:45 WIB
Atlet para-angkat berat, Sriyanti (kiri) memperoleh medali perak di kelas 86 kilogram Asian Para Games 2018. (cw6)

Atlet para-angkat berat, Sriyanti (kiri) memperoleh medali perak di kelas 86 kilogram Asian Para Games 2018. (cw6)

JAKARTA – Kontingen Indonesia kembali menyabet medali di Asian Para Games 2018 dari cabang olahraga angkat berat, Kamis (11/10/2018). Sriyanti membawa medali perak di kelas 86 kilogram, sedangkan Ni Nengah Widiasih membawa pulang medali perunggu di kelas up to 86 kilogram.

Sriyanti kalah dengan atlet Korea Selatan Lee Hyun Jung yang akhirnya membawa pulang medali emas. Lee dan Sriyanti sebenarnya sama-sama bertaruh angkatan terbaik 118 kilogram.

Namun, Sriyanti terpaksa mendapat perak karena pada angkatan pertama hanya 114 kilogram, sedangkan Lee 115 kilogram. Menariknya, mereka sama-sama gagal pada angkatan ketiga.

Adapun medali perunggu diperoleh Anchete Adeline yang mengangkat 107 kilogram pada angkatan kedua. “Perasaannya senang dan ada sedihnya karena nggak bisa dapat emas saya cuma kalah berat badan saja,” ucapnya di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (11/10/2018).

Sri melanjutkan, sebenarnya ia berpeluang besar meraih medali emas. Namun, Sri mengaku sedikit grogi. “Tadi tuh ada salah teknis, jadi saya angkatan yang ketiga itu buru-buru dan grogi, sebenarnya bisa dan sudah saya kuasai karena saya buru-buru saja,” paparnya.

Sementara itu di kelas up to 86 kilogram atlet Indonesia Ni Nengah Widiasih berhasil meraih medali perunggu. Ia kalah dengan wakil Tiongkok Zheng Feifei dan Lee Young Sun dari Korea Selatan yang mendapat emas dan perunggu.

Ni Nengah menaruh angkatan terbaik 95 kilogram. Sementara itu, Zheng berhasil memecahkan rekor Asia dengan mengangkat beban seberat 139 kilogram. (cw6/ys)