Tuesday, 23 July 2019

Gempa Situbondo Sebabkan Beberapa Rumah Rusak dan Korban Jiwa

Kamis, 11 Oktober 2018 — 6:34 WIB
Ilustrasi pendeteksi gempa. (reuters)

Ilustrasi pendeteksi gempa. (reuters)

JAKARTA– Akibat Gempa magnitudo 6,4 yang mengguncang Situbondo Jawa Timur, ternyata mengakibatkan kerusakan bangunan dan korban jiwa.

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan persnya, Kamis (11/10/2018) beberapa rumah mengalami kerusakan.

Sutopo mengatakan kerusakan ini masih dalam proses penanganan. Penanganan ini dilakukan oleh Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur dan Sumenep.

Dari data yang diberikan terdapat 4 rumah dan satu mesjid yang mengalami kerusakan. Berikut data kerusakan rumah yang terjadi akibat gempa ini.
– Rumah rusak di desa Jambuir, Kecamatan Gayam Kepulauan Sapudi-Sumenep
– Rumah rusak di Kopedi, Kecamatan Bluto – Sumenep
– Rumah rusak di Kertasada, Kecamatan Kalianget – Sumenep
– Masjid Desa Gendang Timur, Kecamatan Sepudi – Sumenep
– Rumah rusak di Nyabakan timur, Kecamatan Batang-Batang-Sumene

Selain itu gempa juga mengakibatkan tiga orang tewas di Sumene. Berdasarkan keterangan pers BNPB saat gempa, korban tidur dan tak sempat menyelamatkan diri sehingga tertimpa bangunan yang roboh.

Dua korban di antaranya bernama Nur Kamilia (7) dan Nadhar (55). Keduanya asal Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep.

Selain ketiga korban jiwa tersebut, banyak bangunan milik warga mengalami kerusakan. Kerusakan rumah banyak terjadi di Kecamatan Gayam Pulau Sapudi, Kecamatan Bluto, Kecamatan Kalianget, dan Kecamatan Batang-Batang.
Seperti diberitakan gempa kembali mengguncang wilayah Indonesia. Kali ini terjadi di Situbondo, Jawa Timur, Kamis (11/10/2018) dinihari WIB tepatnya pukul 01.44.57 WIB

Gempa berkekuatan Magnitudo 6,4 menurut akun resmi Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kamis (11/10/2018) bahwa titik koordinat berada di 7,42 Lintang Selatan dan 114,47 Bujur Timur. Kedalaman 10 km.

Meski tidak berpotensi tsunami namun guncangan terasa di Pemogan, Denpasar Selatan, Bali.Gempa terasa sekitar 20 detik. (*/b)