Monday, 15 October 2018

Hingga Oktober 2018, Ditemukan 92 kasus Baru HIV/AIDS di Sukabumi

Kamis, 11 Oktober 2018 — 9:13 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

SUKABUMI – Jumlah penderita HIV/AIDS di Kota Sukabumi rentang Januari-Oktober 20018 sebanyak 92 kasus.

Temuan kasus itu berdasarkan layanan kesehatan seperti klinik, rumah sakit maupun voluntary counseling test (VCT). Namun penderitanya tidak hanya berasal dari warga Kota Sukabumi melainkan dari luar Sukabumi. Sebab, ada warga dari luar Sukabumi  terdata dan mendapatkan layanan kesehatan di Kota Sukabumi.

“Dengan temuan baru sebanyak 92 kasus itu maka total kasus HIV-AIDS sejak 2000 hingga sekarang bertambah menjadi 1.344 kasus,” ungkap Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Sukabumi Achmad Fahmi Rabu (10/10/2018).

Dari data itu, pasangan resiko tinggi (risti) yang tidak setia dengan pasangannya merupakan paling banyak temuan kasusnya. Disusul berasal dari kalangan lelaki seks lelaki (LSL).

Dicontohkan Fahmi, pada 2018 ini saja dari 92 kasus baru sebanyak 22 kasus di antaranya berasal dari kalangan LSL. “Dalam sebulan rata-rata ada tiga hingga enam kasus baru dari kalangan LSL,” ujarnya.

Maka itu, KPA melakukan berbagai program pencegahan dan penanganan. Khususnya target untuk mencapai tiga zero. “Ketiga hal itu yakni tidak ada infeksi baru HIV, tidak ada kematian akibat AIDS  dan tidak ada stigama dan diskriminasi,” tukasnya. (sule/tri)