Saturday, 15 December 2018

Istri Meninggal, Indro Warkop Merasa Hanya Memiliki Satu Kaki

Kamis, 11 Oktober 2018 — 12:42 WIB
Indro Warkop dan keluarga saat merayakan ultah mendiang isterinya Nita Octobijanthy (Instagram/@indrowarkop_asli)

Indro Warkop dan keluarga saat merayakan ultah mendiang isterinya Nita Octobijanthy (Instagram/@indrowarkop_asli)

JAKARTA –  Di mata Indro ‘Warkop’, semua waktu yang dilalui bersama mendiang istri tercinta, Nita Octobijanthy, ialah kenangan terindah dalam hidupnya.

Nita menghembuskan napas terakhir pada Selasa (9/10/2018) malam, pukul 20.20 WIB di Rumah Sakit MMC, Jakarta Selatan. Ibu dari tiga anak ini meninggal dunia di usianya yang ke-59, setelah berjuang melawan penyakit kanker paru-paru yang dideritanya.

Jenazah Nita telah disemayamkan di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (10/11/2018) siang. Prosesi pemakaman pun diwarnai duka cita yang mendalam dan tangis sendu dari anak perempuan kedua, dari pasangan Indro – Nita, yakni Hada.

Perempuan cantik berhijab itu tak kuasa menahan tangis selama prosesi pemakaman. Meski terlihat tegar, namun awan kelam jelas menghiasi wajah Indro.

Aktor sekaligus komedian senior ini mengungkapkan kenangan terindahnya bersama mendiang sang istri.

“Semua hidup saya sama dia. Saya suka bau dia. Kadang-kadang orang suka baru sadar ketika sudah seperti ini,” ujar Indro dengan suara tersendat, menahan tangis.

Di matanya, sang istri merupakan sosok luar biasa dan sangat baik. Ia mengakui kalau semua kebaikan sang istri justru baru terasa ketika dirinya ditinggalkan untuk selamanya. Bagai berjalan dengan satu kaki, rasanya tidak lagi sempurna.

“Terus terang saja kebaikannya setelah dia sakit saya berasa. Biasa orang kan kayak gitu. Saya ga berasa apa-apa, biasa saja saya. Ketika dia mulai sakit baru berasa. Kok saya rasanya hanya punya kaki satu,” katanya.

Ia mengenang, bagaimana dulu mendiang istrinya selalu melayaninya dengan baik. Segala keperluannya dari hal kecil tidak pernah luput dari perhatian ibu dari tiga anaknya ini.

“Saya merasa dulu semuanya diladeni dia. Minum, celana dalam aja saya ga pernah beli sendiri, dia yang beliin,” tambahnya.

Bahkan kata Indro, meskipun Nita tidak bisa memasak, namun mendiang sang istri lah yang akan menyiapkan dan menyediakan makan untuknya. Walaupun tidak lihai memasak, menurutnya, Nita sangat lihai meracik minuman.

“Kalau minuman semuanya saya dibikinin. Jaman ngopi dulu, buat saya dia paling hebat nyampur kopinya. Ya pokoknya setelah dia sakit saya baru merasa, Ya Allah dia berbuat untuk saya 36 tahun. Tapi saya berbuat 1 tahun untuk dia,” kenang Indro. (cw2/tri)