Saturday, 15 December 2018

Kubu Jokowi Tuding Massa Pengawal Amien Rais ke Polda adalah HTI

Kamis, 11 Oktober 2018 — 18:44 WIB
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Ma'ruf Amien, Kadir Abdul Karding (kiri)

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Ma'ruf Amien, Kadir Abdul Karding (kiri)

JAKARTA –  Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo – Ma’ruf Amien, Abdul Kadir Karding menuding massa yang hadir di Mapolda Metro Jaya bersamaan dengan pemeriksaan Amien Rais bukan berasal dari elemen Aksi Bela Islam 212, melainkan massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Karding menganggap massa yang datang untuk mengawal pemeriksaan Amien Rais itu berasal dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), organisasi yang sudah dilarang oleh pemerintah.

“Aksi 212 kan simbol politik walaupun 212 yang ada sudah cair. Dan yang sesungguhnya yang ikut kemarin kesana dugaan kami bukan 212, tapi HTI,” ujarnya di Posko Pemenangan Cemara, Jalan Cemara No 19, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu beralasan tudingannya berdasarkan pemberitaan bahwa terdapat orasi untuk mengganti sistem negara menjadi sistem khilafah. “Karena isu-isu yang disampaikan soal khilafah, pergantian sistem yang ada itu saya baca dan saya dengar di media,” imbuhnya.

Karding menambahkan saat ini, sebagian para alumni aksi 212 telah memberikan dukungan kepada Jokowi – Ma’ruf. Dia mengklaim dukungan eks 212 karena menganggal Jokowi lebih dekat ulama.

“Ya mereka bilang sama saya bahwa ‘mas itu bukan 212 seperti yang ada di kepala orang selama ini, kami juga sudah banyak yang mencair mengalirkan dukungan ke Pak Jokowi karena kesadaran kita pribadi dan melihat bahwa yang menyayangi ulama, yang ingin memperhatikan umat islam itu adalah Pak Jokowi,’tidak kurang ketua MUI dan Rois Aam PBNU dijadikan ulama besar dan wakil presiden,” ungkap Karding. (ikbal/win)