Monday, 17 December 2018

Warung Kopi Kini Banjir Pengunjung

Kamis, 11 Oktober 2018 — 1:20 WIB
Pengunjung 'Kedai Lemot 86' tengah menikmati kopi . (deny)

Pengunjung 'Kedai Lemot 86' tengah menikmati kopi . (deny)

JAKARTA – Meminum kopi di Indonesia kini menjadi gaya hidup. Tak heran banyak orang memanfaatkan peluang ini dengan membuka cafe atau kedai tempat menikmati minuman seduhan tersebut.

Tiga sekawan Amink, Bontot dan Aris termasuk yang memanfaatkan peluang ini. Memulai bisnisnya dengan sekadar iseng, kini kedai kopinya yang diberi nama ‘Kedai Lemot 86’ di Jalan Bugis, Tanjung Priok, Jakarta Utara, memiliki omset Rp2 juta sampai dengan Rp3 juta/hari.

“Omset segitu untuk pelaku usaha kopi seperti kami ini, ya lumayanlah,” ucap Andre, Marketing Kedai Lemot 86, saat berbincang dengan Pos Kota, Rabu (10/10/2018).

Pemilik Kedai Lemot 86 terdiri dari tiga orang sahabat saat SMA. Mereka memulai usahanya sekitar 1 tahun lalu. Bermula dari iseng dan hobinya yang suka nongkrong, memunculkan keinginan membuka warung.

KOPI GAYO

Masing-masing dari mereka memiliki keahlian berbeda satu sama lainya. Seperti Aris ahli meracik kopi, dan dua lainnya ahli memasak dan menyajikan berbagai minuman baik tradisional maupun internasional.

Andre menjelaskan, Kedai Lemot 86 memang sengaja lebih menonjolkan berbagai produk kopi biji ketimbang menu lainnya. “Kalau untuk kopi nusantara hampir semua ada, tapi paling favorite itu kopi gayo,” ucapnya seraya menambahkan, menu lainnya selain kopi juga tersedia.

Sementara itu, penikmat kopi di Kedai Lemot86 banyak didominasi orangtua dari berbagai golongan. “Hampir setiap hari ramai, tapi kalau mau lebih ramai pada malam Sabtu atau pada saat ada event-event tertentu. Bisa banjir pengunjung,” paparnya.

Kedai Lemot 86 buka tiap hari, mulai pukul 16:00 sampai dengan pukul 03:00. (deny/b)