Friday, 14 December 2018

Akibat Praktek Prostitusi, Penghuni Apartemen Ini Risih

Jumat, 12 Oktober 2018 — 16:45 WIB
Tiga orang dijadikan tersangka terkait praktek prostitusi di apartemen

Tiga orang dijadikan tersangka terkait praktek prostitusi di apartemen

BEKASI – Buntut digerebeknya praktik prostitusi di Apartemen Center Point, tidak jauh dari Islamic Center, Asrama Haji dan Madrasah Ibtidaiyah, Kelurahan Margajaya, Bekasi Selatan, Bekasi, Jawa Barat belum lama ini membuat gerah dan risih penghuninya.

“Kami jadi risih dan khawatir dengan pribadi anak-anak,” ujar, Aji Ali Sabana, penghuni tetap Apartemen Center Point, sekaligus Humas Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) Grand Center Point mengatakan, Jumat (12/10).

Menurut dia, secara tidak langsung praktik prostitusi yang terjadi lingkungan tempat tinggal membuat citra negatif masyarakat terhadap Center Point.

“Jujur kalau ditanya tempat tinggal, saya suka malu apalagi apartemen sudah terekspos ke mana-mana,” jelasnya.
“Bukan hanya itu, citra negatif keseluruhan Kota Bekasi juga bisa ikut terbawa, terlebih ketika ada penghuni atau tamu dari luar kota melihat Center Point, pasti akan memandang jelek,” tambahnya

P3SRS sendiri secara internal telah melakukan tindakan antisipasif agar praktik prostitusi tidak bersarang di Apartemen Center Point. Imbauan serta ajakan untuk sama-sama memerangi praktik prostitusi dan peredaran narkoba juga telah digalakkan.
“Kami secara internal merazia unit-unit yang disewakan, dibantu pihak Kepolisian, TNI, dan Pol PP, menanyakan identitas penyewa,” jelas dia, .

Selain itu, pihaknya secara berkala menggelar pengajian di lingkungan apartemen. Tujuannya, agar setiap penyewa unit yang memiliki niat menyalahgunakan apartemen dapat teguran secara moril.

Sebelumnya, pada Sabtu, 6 oktober 2018, Polres Metro Bekasi Kota menggelar operasi di Apartemen Center Point. Sebanyak 24 orang diamankan, tiga di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.

Ketiga tersangka merupakan germo Pekerja Seks Komersial (PSK) yang bersarang di Apartemen Center Point, mereka menjalankan praktik prostitusi melalui media sosial . (saban)