Thursday, 18 October 2018

Pertemuan IMF - WB

Jokowi: Kondisi Ekonomi Dunia Tak Secerah yang Diharapkan

Jumat, 12 Oktober 2018 — 18:25 WIB
Presiden Jokowi  pada acara pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia,  di Nusa Dua, Bali. (ist)

Presiden Jokowi pada acara pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia, di Nusa Dua, Bali. (ist)

JAKARTA  – Presiden Jokowi dalam sambutannya pada acara pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia menyinggung ketidakpastian ekonomi global.

“Perekonomian dunia hingga kini masih belum pulih dari krisis yang terakhir kali. Belakangan, ketidakpastian ekonomi global sangatlah besar akibat beberapa peristiwa yang membuat kondisi ekonomi tidak secerah yang diharapkan,”  kata Jokowi.

Itu disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan dalam sesi pleno Pertemuan Tahunan IMF-World Bank di Bali Nusa Dua Convention Center, Jumat (12/10).

Presiden  mengatakan bahwa saat ini terdapat banyak masalah yang membayangi perekonomian dunia. Amerika Serikat (AS) menikmati pertumbuhan yang pesat. Namun, di banyak negara terdapat pertumbuhan yang lemah atau tidak stabil.

Ia menambahkan perang dagang semakin marak dan inovasi teknologi mengakibatkan banyak industri terguncang. Negara-negara yang tengah tumbuh juga sedang mengalami tekanan pasar yang besar.

“Dengan banyaknya masalah perekonomian dunia, sudah cukup bagi kita untuk mengatakan bahwa Winter is Coming,” ujarnya merujuk pada slogan terkenal dari serial Game of Thrones.

Presiden menyebut, dalam beberapa dekade terakhir, negara ekonomi maju telah mendorong negara ekonomi berkembang untuk membuka diri dan ikut dalam perdagangan bebas.

“Globalisasi dan keterbukaan ekonomi internasional itu telah memberikan banyak sekali keuntungan, baik bagi negara maju maupun negara berkembang. Berkat kepedulian dan bantuan negara ekonomi maju negara-negara berkembang mampu memberikan kontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi dunia, ” katanya. (Johara/win)