Thursday, 18 October 2018

Mengapa Pada Takut Duluan Polisi Itu Sahabat Negarawan

Jumat, 12 Oktober 2018 — 6:55 WIB
amien

ENTAH kenapa, orangtua dulu menempatkan polisi untuk menakut-nakuti anak-anaknya. Akibatnya sekarang, orang jadi takut bila dipanggil polisi. Bahkan tokoh sekaliber Amien Rais pun, ketika diminta jadi saksi Ratna Sarumpaet, pendukungnya bererot mengawalnya. Ternyata Amien diperlakukan secara mulia, karena polisi memang sahabat negarawan.

Sejak jaman Belanda sosok polisi sangat ditakuti rakyat, apa lagi yang namanya PID (polisi intelejen). Sampai era kemerdekaan, ketika pemimpinnya sudah bangsa dewek, orang masih takut polisi. Bahkan orangtua suka mengancam anak-anaknya dengan mengatakan, “Kalau nangis terus, tak panggilkan polisi.” Anak pun diam.

Program “polisi sahabat anak” di Polri di samping untuk melatih disiplin sejak anak, juga untuk mengikis stigma orangtua jaman dulu. Polisi tak perlu ditakuti, karena polisi sosok pengayom yang menjadikan masyarakat merasa aman.

Namun demikian masyarakat masih banyak juga yang takut sama polisi. Dengar kata, dicari polisi pasti langsung kaget. Padahal berurusan dengan polisi tak selalu karena jadi pelaku kriminal, bisa saja sekedar untuk dijadikan saksi. Tapi memang, kadang-kadang seorang saksi di kepolisian bisa meningkat jadi tersangka. Maka saksi paling aman adalah saksi pernikahan.

Rabu lalu sesepuh PAN Amin Rais dipanggil polisi, untuk jadi saksi kasus hoaks Ratna Sarumpaet. Tapi pendukungnya sudah berpikiran yang tidak-tidak, sehingga tak sekedar siapkan 300 pengacara rapi juga berbondong-bondong mengawal hingga Polda Metro Jaya.

Padahal dalam pemeriksan oleh penyidik, meski sampai 6 jam tetap nyaman, santai dan penuh canda. Pertanyaan sebanyak 30 itu tidak muter-muter dan tak menjebak. Bahkan sebagai sosok negarawan Amien Rais dijamu makan siang. Maka mantan Ketua MPR itu mengaku sangat dimuliakan oleh para penyidik.

Maka benar kata mantan Ketua MK Mahfud MD, dipanggil polisi untuk jadi saksi tak perlu takut, karena sekedar ditanya seputar kesaksiannya dengan perkara. Justru jika tak mau datang akan jadi masalah baru, karena dianggap mempersulit tugas polisi. – gunarso ts