Thursday, 18 October 2018

Penuhi Target Kedatangan 17 Juta Wisatawan, Ini Dilakukan Pelindo III

Jumat, 12 Oktober 2018 — 1:18 WIB
Kapal pesiar singgahi pelabuhan milik Pelindo III

Kapal pesiar singgahi pelabuhan milik Pelindo III

JAKARTA – PT Pelindo III mengajak operator kapal pesiar internasional, Genting Hong Kong, untuk mengembangkan rute kunjungannya ke Indonesia.

Direktur Utama Pelindo III Doso Agung mengatakan Pelindo III berkomitmen mendukung target pemerintah mencapai 17 juta kunjungan wisatawan manca negara di tahun 2018.

“Salah satunya dengan proaktif berpromosi ke sejumlah operator cruise, agar meningkatkan cruise call (intensitas kunjungan kapal) dan juga membuka rute baru ke pelabuhan-pelabuhan lainnya yang menjadi gerbang laut bagi berbagai destinasi wisata di sekitarnya,” ujarnya pada kesempatan Indonesia – Singapore Leader’s Retreat dalam agenda IMF-World Bank Annual Meetings 2018 di Bali, Kamis (11/10).

Semula operator kapal pesiar yang banyak menggarap rute wisata Asia tersebut telah membawa kapal Genting Dream sandar rutin di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Pelabuhan Celukan Bawang Bali.

Ke depannya, Genting Hong Kong akan melayani rute baru Singapura – Surabaya –Celukan Bawang dan Benoa di Bali.

Saat sandar di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya,Genting Dream salah satu kapal pesiar andalan mereka, menjadi cruise terbesar yang pernah sandar di pelabuhan Indonesia.

Doso menambahkan, Pelindo III melakukan berbagai terobosan layanan agar operator mau memastikan kunjungan hingga 6 bulan sebelum kedatangan kapal, yakni dengan memberikan prioritas sandar, menjamin kelancaran embarkasi dan debarkasi penumpang hinggapendampingan pengurusan perizinan ke pemerintah setempat dan instansi terkait.

PERBARUI FASILITAS SANDAR

Pelindo III juga akan memperbarui fasilitas sandar di terminal Pelabuhan Celukan Bawang untuk melayani cruise dengan panjang kapal (LOA/length overall) mencapai 342 meter, lebar 46,6 meter, dan kedalaman hingga 9,2 meter.

“Kita lakukan agar dapat bersaing dengan pelabuhan cruise lain pada industri pariwisata global, salah satunya meningkatkan fasilitas pelabuhan agar dapat disandari cruise yang berkapasitas hingga lebih dari 4.000 penumpang dan kru kapal,” tutur Doso Agung.

Menurut Dirut Pelindo III, semakin besar cruise yang bisa sandar, maka semakin banyak turis asing yang datang sehingga dapat mendorong peningkatan industri wisata di Bali utara.

Corporate Secretary Pelindo III, Faruq Hidayat, menambahkan tren ukuran cruise di masa depan akan semakin besar, tahun 2019 hingga 2021 akan diluncurkan Global-Class ships dari galangan kapal di Jerman, yang berkapasitas sekitar 5.000 penumpang.

Oleh karenanya Pelindo III tengah membangun Terminal Gilimas di Pelabuhan Lembar, Pulau Lombok, NTB dengan dermaga dibangun sepanjang 440 meter, lebar 26 meter, dan kedalaman kolam pelabuhan yang mencapai -14 meter LWS (low water spring/rata-rata permukaan air) dengan nilai investasi Rp 1,3 triliun. (dwi/b)