Monday, 17 December 2018

PMI Sukabumi Targetkan Penggalangan Dana Bidik Rp250 Juta

Jumat, 12 Oktober 2018 — 10:41 WIB
Suasana donor darah di PMI Kota Sukabumi .(sule)

Suasana donor darah di PMI Kota Sukabumi .(sule)

SUKABUMI – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi, Jawa Barat menargetkan penggalangan dana tembus Rp250 juta pada bulan dana, tahun ini. Bulan dana tahun sebelumnya terkumpul Rp160 juta.

Ketua panitia bulan dana, Cecep Mansur menyampaikan tujuan bulan dana yaitu mensosialisasikan peran dan fungsi PMI kepada masyarakat, kebersamaan saling tolong menolong sesama yang membutuhkan.

Ditambahkan cecep,  waktu pelaksanaannya dimulai 11 Oktober – 1 Januari 2019. Jika target belum tercapai, maka akan ditambah lagi satu bulan.

Untuk target pengumpulan bulan dana PMI sebesar Rp250 juta, diakuinya tidak mudah. Maka itu, dia memohon dukungan dan peran aktif panitia agar dapat memenuhi target.

“Saya harap dukungan masyarakat dan panitia untuk mensukseskan bulan dana PMI 2018. Untuk sarana akan menjaring dan menghimpun dana dari tempat hiburan, BUMN, BUMD, pasar, pelanggan listrik, telepon, air minum, pengusaha dan lembaga,” ungkap Cecep, Jumat (12/10/2018).

Selain itu, kepada murid di sekolah negeri atau swasta dari SD sampai SMA/SMK, PNS se-Kota Sukabumi. Untuk unsur kesehatan menjaring dana dari rumah sakit. Diaberharap dengan penjaringan dana yang luas tersebut, target yang diharapkan bisa tercapai.

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi sekaligus pelindung PMI menambahkan gerakan bulan dana PMI 2018 diharapkan dapat dimaksimalkan pengumpulannya, sehingga ke depannya seluruh kegiatan kemanusiaan terutama penanggulangan bencana dapat di prioritaskan kegiatannya.

“Dengan dana yang dikumpulkan tersebut nantinya diharapkan lebih transparan sebagai  kepercayaan masyarakat kepada PMI kota Sukabumi. Hal itu tentu menjadi tanggung jawab PMI untuk menjawab kepercayaan dengan kinerja yang semakin profesional,” tegasnya.

Fahmi berpesan, dana yang terkumpul nantinya merupakan dana dari masyarakat, maka PMI harus transparan dan akuntabel dalam mengelola.

“Semakin transparan dan akuntabel, maka masyarakat akan semakin percaya kepada PMI kota Sukabumi. Diharapkan masyarakat juga bersedia memberikan dukungan yang lebih besar lagi,” tukasnya. (sule/tri)