Tuesday, 20 November 2018

DKI Didesak Tuntaskan Pembangunan Trotoar

Kamis, 18 Oktober 2018 — 1:57 WIB
trotoar-rumput

JAKARTA – DPRD DKI Jakarta mendesak pemprov segera menuntaskan pembangunan trotoar di lima wilayah. Lantaran lambatnya pengerjaan mengakibatkan kemacetan.

“Kita berharap pekerjaan trotoar ini bisa tuntas tepat waktu,” kata Ketua DPRD DKI Jakarta Praserio Edi Marsudi, Rabu.

Menurut Prasetio, dampak kemacetan dari pembangunan trotoar harus diperkecil. “Kita menyadari pekerjaan pembangunan serentak ini bakal menimbulkan dampak terhadap kepadatan lalulintas. Karena itu, diharapkan segera dituntaskan, ” tandas politisi PDI Perjuangan ini.

Berdasarkan data Dinas Bina Marga DKI Jakarta, trotoar yang dibangun sepanjang 100 Km dengan total anggaran Rp350 miliar. Pembangunan dilakukan bertahap dengan rencana jangka panjang 2.600 Km.

MEMBANGUN BARU

Pembangunan trotoar saat in lebih banyak terbangun di kawasan Transit Oriented Development (TOD) koridor moda transportasi massal Mass Rapid Transit (MRT) dan Transportasi Jakarta (TransJakarta), pusat kegiatan bisnis, budaya dan kesenian termasuk kelanjutan pembangunan trotoar di Kota Tua.”Pembangunan trotoar sedang dikebut agar bisa selesai tepat waktu, ” kata Asisten Pembangunan, Yusmada Faisal.

Tidak hanya merevitalisasi, namun Pemprov DKI juga membangun trotoar baru. Antara lain di Jakarta Timur sekitar 10 titik, Jakarta Barat, trotoar yang dibenahi ada di sekitar Grogol dan Kalijodo. Di Jakarta Pusat trotoar dibangun di sekitar Masjid Istiqlal dan Lapangan Banteng, Wahid Hasyim. Di Jakarta Selatan di Kawasan Blok M dan TOD MRT serta Velodrome, Rawamangun untuk Jakarta Timur.(john/ruh)