Saturday, 17 November 2018

Bayi Yang Kecebur ke Rebusan Gula Akhirnya Meninggal

Sabtu, 20 Oktober 2018 — 22:03 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

LAMPUNG – Setelah satu minggu dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Umum Abdoel Moeluk (RSUAM) akhirnya bayi Fadilah Salma yang berumur 1 tahun warga Desa Sidomekar, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, yang tercebur ke rebusan pembuatan gula merah meninggal pada Sabtu(20/10/2018) malam.

Sekujur tubuh Fadilah Salma melepuh dan harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung sejak Jum’at (12/10).

Putri ketiga pasangan Sahmudi (35) dan Ida Farida (32) menjalani perawatan intensif ICU, di RSUDAM, Bandar Lampung, setelah kulitnya melepuh hampir 90 persen.

Pj Kepala Desa Sidomekar, Pitri Hidayat membenarkan, korban merupakan anak ketiga Samhudi. “Kesehariannya Pak Samhudi bekerja sebagai pembuat gula kelapa,”kata Pitri Hidayat.

Menurut keterangan pihak keluarga, pada saat kejadian Samhudi sedang menderes nira kelapa. Sedangkan istrinya memasak merebus nira untuk dibuat gula merah di belakang rumahnya.

Diduga tergelincir saat bermain, korban Fadilah Salma, tercebur ke kuali rebusan pembuatan gula merah. Dalam kepanikan, ibu korban langsung mengangkatnya dan memasukan korban ke ember berisi air, lalu membawa korban ke klinik setempat.

“Akibat parahnya luka bakar yang dialami korban, pihak Klinik merujuk korban ke RSUDAM. .(koesma/b)