Friday, 20 September 2019

Jokowi Minta Santri jadi Pelopor Pemelihara Kerukunan

Sabtu, 20 Oktober 2018 — 23:50 WIB
Presiden Jokowi saat bersilaturahmi dengan para santri dan pengurus Pondok Pesantren Bugen Al-Itqon, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (20/10).(ist)

Presiden Jokowi saat bersilaturahmi dengan para santri dan pengurus Pondok Pesantren Bugen Al-Itqon, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (20/10).(ist)

JAKARTA – Presiden Jokowi mengajak santri memelihara kerukunan dan persatuan. Indonesia sebagai bangsa yang dianugerahi Allah beragam perbedaan, mulai dari perbedaan suku, agama, adat, tradisi, hingga bahasa daerah.

“Oleh karena itu, toleransi antarsuku, antaragama, dan antardaerah mutlak diperlukan bangsa Indonesia,” kata Jokowi saat bersilaturahmi dengan santri dan pengurus Pondok Pesantren Bugen Al-Itqon, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (20/10/2018).

Jokowi kembali mengajak semua pihak untuk saling menghormati dan saling menghargai dengan sesama.

“Sudah menjadi sunatullah bahwa bangsa ini memang beragam, berbeda-beda. Jangan sampai antaragama, antarsuku, antardaerah menjelekkan, mencela, tidak saling menghargai tidak saling menghormati,” kata Jokowi.

Kepala Negara n kembali mengingatkan bahwa aset terbesar bangsa Indonesia adalah kerukunan, persatuan, dan persaudaraan.

Menurutnya, bangsa Indonesia akan maju dan bisa menjadi negara besar dan kuat jika kita bisa menjaga persatuan.

Ia pun memberikan contoh pencapaian kontingen Indonesia di Asian Games dan Asian Para Games 2018 yang baru saja selesai digelar.

Walaupun pada awalnya banyak yang pesimistis bahwa Indonesia tidak akan bisa berprestasi, tapi berkat kerja keras semua pihak, Indonesia bisa bertengger di peringkat keempat pada Asian Games dan peringkat kelima pada Asian Para Games.

“Coba kita lihat waktu badminton ada yang lihat agamanya apa, sukunya apa? Enggak ada, hanya untuk satu yaitu Merah Putih, Indonesia Raya, negara kita tercinta. Waktu silat enggak ada yang menanyakan itu pesilat dari daerah mana, dari suku mana? Enggak ada. Inilah yang dibutuhkan negara ini, sebuah persatuan yang kuat, sebuah kerukunan yang kuat,” ujar Jokowi.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana pada silaturahmi di Pondok Pesantren Bugen Al-Itqon ini, antara lain Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Pimpinan Pondok Pesantren Bugen Al-Itqon KH. Ubaidillah Shodaqoh.(Johara)