Tuesday, 20 November 2018

Warga Sukabumi Tanda Tangan Tolak LGBT

Minggu, 21 Oktober 2018 — 16:14 WIB
Warga Sukab8umi mengumpulkan tanda tangan penolakan LGBT. (sule)

Warga Sukab8umi mengumpulkan tanda tangan penolakan LGBT. (sule)

SUKABUMI – Penolakan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) terutama seiring maraknya akun gay di media sosial (medsos) terus mengalir. Kali ini, bukti penolakan warga dengan cara menandatangani di sejumlah spanduk yang dipusatkan di Lapang Merdeka, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (21/10/2018).

Dalam aksi tolak LGBT ditargetkan terkumpul 1.000 tandatangan, namun ternyata membludak mencapai 1.500 orang. Hampir semua elemen masyarakat, termasuk perwakilan organisasi masyarakat turut terlibat dalam aksi itu. Tak ketinggalan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi turut membubuhkan tandatangannya.

“Aksi penolakan terhadap LGBT ini positif. Kami mendukung, karena selain dilarang agama juga membuat keresahan di tengah sosial masyarakat,’’ kata Fahmi.

Penggagas aksi dari Aliansi Masyarakat Anti LGBT, Danny Ramdhani menyebutkan aksi ini sebagai reaksi warga terhadap maraknya akun gay di Sukabumi. Malah, jumlahnya anggotanya ribuan.

“Dengan adanya aksi ini ke depan jumlah LGBT bisa menurun dibandingkan sebelumnya. Sebabnya selama ini dari tahun ke tahun jumlah LGBT meningkat dan kondisi ini sangat mengkhawatirkan,” ungkap legislator asal PKS ini.

Selain aksi penolakan berupa tandatangan, sambung Dany, mereka juga akan melayangkan surat ke Kementerian Komunikasi dan Informatika agar akun gay yang berada di medsos, khususnya di Sukabumi ditutup.

“Ini sebagai perlindungan terhadap keberlangsungan generasi muda,” tukasnya. (sule/yp)