Tuesday, 20 November 2018

Terkena “OTT” Istri Sendiri Ngamuk di Rumah Pelakor

Rabu, 24 Oktober 2018 — 7:19 WIB
temele

RUDI BAHRUL, 25, bukan penjahat keuangan negara, tapi dia terkena “OTT” oleh istri sendiri di rumah WIL-nya, Meisaroh. Bingung tak bisa menjelaskan apa alasannya, ujung-ujungnya Rudi malah ngamuk. Di depan pelakornya, dia tega menghajar Rustina, 25, sampai kejedot tembok. Akhirnya polisi juga yang menyelesaikan.

Rumahtangga dibangun tujuannya untuk membentuk keluarga sakinah. Maka suami istri yang nampak guyub rukun, tata tentrem Slamet Raharjo, selalu menjadi dambaan keluarga. Tapi banyak pula, rumahtangga baru saja start sudah diliputi banyak masalah. Ada masalah yang berhubungan dengan benggol, tapi banyak pula yang karena urusan bonggol.

Rudi Bahrul yang tinggal di Samarinda Seberang (Kaltim), baru setahun membina rumahtangga dengan Rustina. Tapi dalam waktu sesingkat itu, dia sudah jenuh pada istri sendiri. Rudi sudah memiliki tokoh alternatif, Meisaroh, namanya. Memang cantik orangnya, tapi karena statusnya wanita itu merebut laki orang, di jaman now disebutnya: pelakor.

Tak diketahui jelas, kenapa Rudi Bahrul sudah berpaling, padahal koalisi baru setahun dibangun. Sebagai Kepala Rumahtangga, dia belum memenuhi seluruh janji rayuan atau kampanyenya dulu, tapi sudah mulai tidak loyal pada istri sendiri. Pada waktu-waktu tertentu Rudi menghilang dari rumah, sekedar untuk ketemu gendakannya.

Rustina bukanlah ibu rumahtangga udik yang tidak tahu teknologi perhapean. Dari HP suaminya lama-lama menemukan indikasi bahwa suaminya punya WIL. Bahkan dari situ pula ditetahui nama WIL suami, termasuk domisilinya. Sekali waktu Rustina pernah mempertanyakan, siapa Meisaroh itu? Jawab Rudi Bahrul pendek, “Oh, itu relasi bisnis kantornya.”

Ternyata Rustina tak memperpanjang pertanyaannya, maka batin Rudi: slamet, slamet. Sebab bila istri terus mengejar seperti pertanyaan polisi penyidik, bisa kuwalahan untuk menciptakan kebohongan-kebohongan baru. Takutnya dicek langsung ke TKP seperti hoax-nya Ratna Sarumpaet tempo hari.

Celakanya Rudi Bahrul ini terlalu nekat jadi orang. Ketika istri sudah mempertanyakan siapa Meisaroh, mestinya mulai membatasi diri, bukan malah lupa diri, bahkan kemudian lupa daratan. Sebab dia justru makin sering menemui Meisaroh, bahhak sampai malam pula. Ironis kan, orang di Jakarta ribut soal proyek Meikarta, dia malah sibuk soal proyek Meisaroh.

Klimaksnya terjadi belum lama ini. Sampai malam kok Rudi Bahrul belum pulang, segera diteleponlah. Jawabnya lembur di kantor. Tapi filing Rustina, “Ah paling-paling “lembur” di rumah Meisaroh.” Rasa cemburu pun membakar dirinya. Malam itu juga Rustina menyusul ke TKP. Untung-untungan, ada di situ sukur, tak ada ya alhamdulillah, berarti suaminya tidak hoax.

Ternyata filingnya benar. Di situ motor suami terparkir dengan rapi. Diapun mengetuk pintu, yang membukakan si Meisaroh. Tapi di belakang sana nampak Rudi Bahrul salting dan terperanjat gara-gara terkena “OTT”. Kemudian menunjuk satu jari ke mulutnya. Bukan kampanye Capres No. 01, tapi maksudnya: “Ssst diam, jangan banyak omong.”

Dengan santun Rustina menanyakan, ngapain malam-malam di sini? Rudi berusaha menjawab bla bla bla….. Tapi sang istri terus mencecarnya seperti hakim pada terdakwa. Kehabisan kata-kata, Rudi jadi kalap. Rustina ditempeleng sampai terjengkang dua meter dan kepala terjedot tembok. Sakit hati Rustina dan malam itu juga melaporkan kasus KDRT itu ke Polsek Samarinda Seberang.

Gara-gara cintanya mau menyeberang juga, sih. (Gunarso TS)