Tuesday, 20 November 2018

Jika Bu Bidan Rawat Bayi Kelahiran 44 Tahun Lalu

Minggu, 28 Oktober 2018 — 6:50 WIB
clbk

SEBAGAI bidan, Ny. Yulia, 44, sudah biasa mengurus bayi. Tapi gara-gara ketemu eks kekasih lama ketika reuni SMP, kisah CLBK pun terjadi. Kejadian selanjutnya sungguh tragis, Bidan Yulia dipergoki suami tengah merawat bayi bugil tapi kelahiran 44 tahun lalu. Edward, 50, pun marah sehingga lapor ke Bupati.

Reuni itu bisa mempererat silaturahmi, hubungan sesama teman lama terus terjalin. Tapi reuni mantan teman SMP-SMA jika berlainan jenis kadang jadi fatal. Sebab katanya sekedar mempertautkan hubungan yang lama putus, banyak juga yang berlanjut sampai hubungan intim bak suami istri. Enak bagi pelakunya, tapi enek bagi pasangannya.

Praktisi reuni yang sedang “keenakan” itu adalah Ny. Yulia, seorang bidan di Puskesmas Tapian Dolok, Sumut. Ketika ketemu Tompi, 44, dalam sebuan reuni SMP, dia ingin mengulang masa-masa indah bersama doi dulu. Padahal mereka ini sudah punya pasangan masing-masing. CLBK itu makin berkembang, di mana ujung-ujungnya Bu Bidan malah “disuntik” di kamar hotel, jusss…….

Semua ini berawal dari reuni SMP 30 tahun lalu. Sebagai bidan Puskesmas, sebetulnya Yulia cukup sibuk, karena tiap menit ada bayi lahir di seluruh Indonesia. Saat mau berangkat reuni, suami yang cukup moderat mengizinkan saja. Yang penting bisa menjaga diri. Agaknya Edward tahu, banyak ekses terjadi akibat reuni.

Acara reuni berlangsung meriah tentu saja. Banyak yang sudah jadi orang selama 30 tahun bertemu. Ada yang jadi pejabat, ada pula yang jadi politisi. Beruntung semua baik-baik saja, tak ada yang masuk catatan KPK. Mayoritas hadir, kalaupun tak bisa hadir karena urusan lain, bukan karena sedang menjalani hukuman di LP.

Di reuni tersebut Yulia ketemu Tompi, yang dulu di sekolah sempat jadi pacarnya. Namanya cinta monyet, setelah tamat sekolah karena kesibukan cari pisang sendiri-sendiri, ya terlupakan sudah. Tapi begitu ketemu dalam reuni, masa-masa indah 30 tahun lalu bersliweran dalam ingatannya.

Usai reuni Yulia-Tompi nyambung terus lewat HP. Tiap malam Yulia WA-nan sama eks kekasihnya dulu itu. Edward suaminya sering menegurnya, main WA kok nggak ada bosennya. Sehabis terdengar suara tung….tung….., layar HP androidnya itu lalu ditarik ke atas, ke bawah. Kadang dilebarkan, kadang diciutkan. “Nggak pa, ini grup Puskesmas kok…..” kata Yulia beralasan.

Padahal aslinya, Yulia-Tompi tak sekedar bermain di jagad maya, keduanya sudah ketemu di hotel pula. CLBK itu dituntaskan sekalian! Tadinya reuni sekedar untuk menjalin hubungan kekerabatan, kini menjadi hubungan intim mengejar kemaksiatan.

Sekali waktu ada yang memberitahu Edward lewat FB bahwa hubungan Yulia-Tompoi sudah parah. Mereka sudah lupa bahwa usianya sudah emak-emak, tapi kok masih mengejar yang enak-enak. Mending jadi emak-emak militan, bisa menambah suara bagi Capres No. 02 apa lagi bila sambil minum susu bersama anak-anak.

Saking penasarannya, belum lama ini diam-diam Edward membuntuti sepakterjang istrinya bersama PIL-nya. Ternyata mereka kemudian masuk ke salah satu hotel melati di Tanjung Anom, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang. Ketika digerebek, ya ampuuun! Istrinya yang bidan itu sedang ngurus bayi bugil, yang lahir 44 tahun lalu, sehingga sudah kumisan segala.

Tentu saja Edward naik pitam. Kasus ini diteruskan ke Bupati Simalungun, biar Yulia dipecat sekalian. Mending jadi ibu rumahtangga murni ngurus anak-anak di rumah, ketimbang jadi PNS malah bikin malu keluarga.

Emak-emak cari enak, jadi lupa sama anak-anak. (Gunarso TS)