Wednesday, 14 November 2018

Istri Foto Bareng Lelaki Lain Suami Menjadi Lupa Daratan

Rabu, 31 Oktober 2018 — 7:10 WIB
dia-clbk

INI benar-benar suami mutu rendah, paling tidak kebanyakan micin. Hanya melihat istrinya foto jejer lelaki teman reuni, Santosa, 35, langsung lupa daratan. Ny. Wiji, 30, langsung dihajar habis-habisan. Tentu saja jadi urusan polisi. Kata tersangka di depan polisi, “Habisnnya lelaki itu fotonya mepet banget.”

Lagi-lagi reuni jadi bencana. Maunya mendekatkan persaudaraan, tap malah menimbulkan pertikaian. Masalahnya ada pihak yang bersikap tidak mutu. Cuma istri nampak dekat dengan lelaki teman reuni, sudah dibuat naik pitam. Bagaimana jika sampai bonceng-bongcengan?

Kini memang sedang ngetren mantan pelajar dan mahasiswa pada bereuni. Ada yang urunan, ada yang dicukongi eks pelajar yang sukses dibanding teman-teman yang lain. Ny. Wiji warga Kendal (Jateng) adalah salah satu peserta reuni di SMA tempatnya sekolah dulu. Sebagai panitia dia memiliki kesibukan lebih, karena harus mengfikuti rapat ke sana kemari.

Gara-gara ini urusan rumah jadi keteter. Santosa sebagai suami marah, karena terkesan dirinya dikalahkan dengan reuni. Makan tuh reuni, katanya sekali waktu. Habisnya, sudah keluar banyak uang, masih harus capek lagi. Gara-gara persipan reuni pula, Wiji jadi ikut wedangan melulu bersama teman-teman.

Bagi Wiji, kemarahan suami sudah biasa. Baginya, kemarahan Santosa sudah seperti iklan teh gentul, marah seperti apapun minumnya pastikan teh gendul! Maka dia tak lagi sensitif atas kemarahan itu, sebab sudah tradisi. Masalahnya biasa, sebelum ada reuni, layanan menu makanan yang tidak enak juga sudah bikin Santosa marah. “Masak goreng tempe tebel-tebel begini, memangnya tempe Sandiaga Uno?” sindir Santosa belum lama ini.

Klimaksnya terjadi beberapa hari lalu, ketika usia reuni Santosa menemukan foto istrinya nampak ditempel ketat oleh seorang lalaki. “Lain kali nggak ada reuni  reunian. Apaan ini, reuni kok kayak orang pacaran.” Ketika Wiji menjelaskan,  malah pleg pleg, gedebug. Apa itu? Karung jatuh? Bukan, Wiji terjengkang habis dihajar suami!

Habis menghajar isrtinya Santosa pergi, tapi Wiji lapor polisi. Maka suami cengkiling (suka main pukul) itu ditangkap. Tapi Santosa masih membela diri, coba kalau fotonya tidak tendensius, pasti takkan marah.

Ruang terlalu sempit ngkali, jadi fotonya harus mempel. (Gunarso TS)