Wednesday, 21 November 2018

Antisipasi Angin Kencang!

Kamis, 1 November 2018 — 5:20 WIB

KINI musim hujan sudah mulai masuk ke wilayah Jakarta dan sekitarnya. Bahkan, belakangan hujan lebat disertai angin kencang sering terjadi di ibukota.

Perhitungan Badan Meteorologi, Geofisika dan Klimatologi (BMKG) peningkatan curah hujan akan terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia bagian barat, termasuk Jakarta. Kondisi ini antara lain adanya sirkulasi siklonik yang menyebabkan terjadinya konsentrasi massa udara di wilayah tersebut.

Konsentrasi massa udara ini menyebabkan kondisi udara yang relatif lebih lembab yang mendukung pertumbuhan awan hujan. Diprakirakan keadaan ini akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan.

Selain curah hujan, papar BMKG, pada awal musim hujan biasanya curah hujan akan disertai dengan angin kencang dan petir. Karena itu, semua pihak baik Pemprov DKI Jakarta maupun warga mewaspadai angin kencang.

Imbauan BMKG ini patut diperhatikan pemangku jabatan dan warga Jakarta. Sabtu (27/10/2018), angin puting beliung menerjang Palembang, Sumatera Selatan.

Akibat amukan puting beliung, atap dari sejumlah venue di Kompleks Olahraga Jakabaring Sport City lepas berterbangan. Selain itu, tak sedikit lampu jalan yang roboh

Bukan saja di Palembang, sebelumnya Minggu (14/10/2018), puting beliung juga mengamuk di wilayah Bogor, tepatnya di Pamijahan. Puluhan pohon tumbang dan rumah-rumah warga rusak disapu angin kencang tersebut.

Merujuk potret itu tidak ada salahnya Pemprov DKI Jakarta dan warga mengantisipasi datangnya angin kencang. Apalagi berdasarkan catatan, tak kurang dari 21 ribu pohon di Jakarta sudah uzur dan keropos yang tentunya rawan tumbang.

Sebagai antisipasi semua pihak hendaknya bergandeng tangan merapikan pohon besar, rimbun, dan tinggi serta rapuh untuk mengurangi beban pada pohon tersebut. Pangkas pohon rimbun dan tebang yang rawan tumbang.

Selain itu, cek dan segera memperkuat bangunan serta konstruksi seperti papan reklame, baliho maupun lainnya. Jangan sampai lengah mengantisipasi puting beliung berakibat fatal. @*