Wednesday, 14 November 2018

Ditolak Rujuk Oleh Istri dan Mertua Bekas Mantu Siramkan Air Keras

Kamis, 1 November 2018 — 7:52 WIB
dia-rujuk

KASIHAN Ny, Heni, 29, dan ibunya, Ny. Mariah, 52. Mereka melepuh disiram air keras oleh bekas menantunya, gara-gara ajakan rujuk ditolak. Kasman, 32, kalap karena bekas ibu mertuanya mempengareuhi putrinya agar menolak diajak kembali ke suami. Masalahnya, bekas menantu itu memang penganggueran yang tak bisa diharapkan secara ekonomi.

Warga dusun Merak di Pontianak ini sudah lama menikah, tapi yang berkembang hanya jumlah anak, bukan ekonomi. Kasman diminta cari kerja yang bagus, tapi jawabnya, “Memangnya cari kerja itu gampang?” Boleh saja Presiden Jokowi bilang: kerja, kerja, kerja, tapi kalau yang dikerjai gajinya kecil, buat apa?

Karena tak lagi bisa diharapkan sebagai kepala keluarga, Ny. Heni pun menggugat cerai. Ternyata dikabukan Pengadilan Agama. Sejak itu pula Kasman menyansdang status dukin, artinya duda miskin dan harus hengkang dari rumah mertuanya.

Sejak menyandang status duda, Kasman benar-benar kesepian. Kalau urusan perut masih bisa nebeng orangtua dan teman. Tapi yang di bawah perut mau nebeng ke mana? Memangnya isrtri bisa pinjam teman? Mau dikaplok Jepang, apa?

Mau kawin lagi, sebagai dukin mana laku. Maka tanpa malu-malu dia mendatangi bekas istrinya tersebut untuk rujuk kembali. Tapi jangankan bekas istrinya, eks mertua saja malah jadi tukang kompor agar jangan mau jadi korban rtayuan gombal bekas suaminya. “Tambah sengsa  kamu nanti,” kata si emak.

Mendengar penolakan bekas istri dan menantu, Kasman pun jadi dendam. Maka diam-diam dia mempersiapkan sekaleng air keras. Nah, ketika Heni dan Mariah tidur berdua, langsung saja diguyur air keras tersebut. Gegerlah kampung Merak. Emak dan anak dilarikan ke RS, sementara Kasman ditangkap polisi.

Kehilangan istri, masuk penjara pula.  Kelar hidupmu, Kasman. (Gunarso Ts)