Monday, 10 December 2018

Harga Bahan Pokok Disebut Mahal, Kubu Jokowi: Sandi Tahu Itu Hoaks

Kamis, 1 November 2018 — 11:39 WIB
istimewa

istimewa

JAKARTA – Calon presiden Joko Widodo (Jokowi) tiba-tiba blusukan ke pasar di Pasar Bogor, Selasa (30/10/2018) malam. Diyakini blusukan Jokowi ke pasar guna membantah narasi yang selalu didengungkan kubu pesaing yang menyebut harga kebutuhan pokok mahal.

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi – Ma’ruf, Arya Sinulingga, menyebut langkah Jokowi yang turun ke pasar sebagai bantahan atas isu harga bahan pokok yang disebut mahal.

“Nah ini kan membuktikan bahwa Pak Jokowi membuktikan bahwa omongan mereka itu hoaks. Jadi blusukan Pak Jokowi menunjukkan selama ini bahwa mereka itu hoaks, membuktikn bahwa selama ini banyak informasi hoaks selama ini,” katanya kepada wartawan, Kamis (1/11/2018).

Arya menerangkan tinggi rendahnya harga bahan pokok dapat dilihat melalui indikasi inflasi. Jika inflasi rendah maka harga kebutuhan pokok juga rendah. Dia mengatakan inflasi saat ini rendah sehingga isu harga pokok mahal menurutnya tidak benar.

Politisi Partai Perindo itu meyakini kubu Prabowo Subianto – Sandiaga Uno juga mengetahui perihal inflasi nasional itu. Namun pasangan calon nomor urut 02 itu mengingkari data-data inflasi tersebut.

“Betapa mereka tau tuh selama ini bahwa inflasi itu rendah. Iya, itu hoaks kan. Ya mereka tahulah. Bang Sandi kan tahu inflasi, masak nggak tau angka-angka gituloh. Enggak mungkin mas Sandi nggak tau angka, jadi dia bluffing, jadi larinya ke hoaks,” katanya.

Arya berharap kampanye yang dijalankan kubu Prabowo – Sandi mengedepankan data dan fakta. Bukan opini.

“Ayolah kita debat, kalau blusukan atau apa mencari ide yang cerdas, jangan bohongi rakyat terus, datanya inflasi loh ya. Jadi kalau dia mau datang pakai data dulu, jangan pake opini atau komentar yang akhirnya bohong gitu,” tutup Arya. (ikbal/yp)