Wednesday, 17 July 2019

Keluar Pemeriksaan Bawaslu, Luhut: Nggak Ada Maksud Kampanye

Jumat, 2 November 2018 — 18:49 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan.(ikbal)

Luhut Binsar Pandjaitan.(ikbal)

JAKARTA – Diperiksa Bawaslu, Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakana, dia mempertunjukkan satu (1) jari saat penutupan IMF-World Bank (WB) Meeting di Bali bukan terkait kampanye. Sikap itu muncul spontasn saja.

“Ya kami jelaskan, nggak ada. Boro-boro mikir kampanye, kita masih sibuk dengan kerja di sana. Kan semua nggak ada (yang maksud kampanye), tidak ada dengan urusan kampanye,” ungkap Luhut usai menjalani pemeriksaan di kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (2/11/2018).

(BacaLuhut dan Sri Mulyani Diperiksa Bawaslu Siang Ini)

Menurut Luhut, tingkah yang ditunjukkannya itu spontan dengan maksud Indonesia nomor satu. Dia juga mengaku sudah membaca aturan Pemilu dan yakin tidak ada yang dilanggarnya.

“Ya itu kan spontan saja. Kita bilang Indonesia nomor satu, great Indonesia, meluapkan kegembiraan bersama Lagarde, dan Kim. Kim bilang tidak terbayangkan bahwa Indonesia mampu membuat pertemuan IMF-World Bank ini pada tataran kelas dunia,” ungkap Luhut.

Lagarde (Christine Lagarde/Managing Director International Moneter Fund) dan Jim Yong Kim adalah Presiden Bank Dunia, yang hadir dalam pertemuan di Bali itu.

Sebelumnya diberitakan, santan Danjen Kopassus itu dan dan Sri Mulyani sebelumnya dilaporkan seorang atas nama Dahlan Pido ke Bawaslu. Dia melaporkan Luhut karena saat penutupan IMF-World Bank Meeting di Bali pada 14 Oktober 2018 berpose satu jari. (*/win)