Sunday, 15 September 2019

Hadapi Persebaya, Shahar Siap Jadi Pembeda

Minggu, 4 November 2018 — 9:33 WIB
Shahar Ginanjar bersama pelatih Teco. (junius)

Shahar Ginanjar bersama pelatih Teco. (junius)

JAKARTA – Persija ‘Macan Kemayoran’ Jakarta bakal menghadapi tuan rumah Persebaya ‘Bajol Ijo’ Surabaya dalam lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (4/11) pukul 15:30 WIB.

Shahar Ginanjar yang kembali dipercaya untuk mengawal gawang Macan Kemayoran, mengaku siap menjadi pembeda dalam laga nanti.

Shahar kembali menjadi pilihan utama pelatih Stefano ‘Teco’ Cugurra, seiring absennya Andritany Ardhiyasa yang kembali harus mengemban ‘tugas negara’ bersama Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2018.

Bagi Shahar, melawan Persebaya di bawah asuhan Djajang ‘Djanur’ Nurjaman, ada sebuah tekanan yang begitu tinggi. Apalagi Persebaya yang mendapat dukungan lebih di depan publik sendiri, dipastikan lebih ngotot meraih poin penuh dari tim beda kasta, seperti Persija saat ini.

Persija berada di jajaran papan atas klasemen sementara dengan 48 poin dari 27 laga. Macan Kemayoran hanya terpaut dua angka dari pimpinan klasemen sementara, PSM Makassar yang akan menjamu Peripura Jayapura pada saat yang bersamaan.

“Kita tahu pertandingan Persija maupun Persebaya mungkin bisa dibilang beda kasta, tapi ada satu poin yakni akan memberikan sedikit tekanan, yakni dari suporter,” kata Shahar kepada para awak media, jelang laga. Pun, Shahar tetap optimis bisa memberikan perbedaan.

Ia bahkan tetap yakin bisa memberikan penampilan terbaik di depan Djanur, mantan pelatihnya saat masih sama-sama bertugas di Persib  Bandung.

“Memang saya selama di Persib saya bersama pelatih Djanur dari Pelita, saya juga sudah bersama beliau. Tapi tiga tahun tidak bersama beliau, saya tidak tahu apa yg diterapkan di Persebaya. Saya pikir beliau juga demikian, apalagi di Persebaya dia juga terbilang baru (melatih). Jadi gak ada masalah. Yang pasti bermain di lapangan 11 lawan 11,” tandasnya.

Kapastitas Shahar di bawah mistar gawang Persija, sejauh ini sudah cukup teruji. Sejak Liga 1 kembali digulirkan pasca penghentian sementara, awal Oktober lalu, Shahar sudah dua kali mengawal gawang tim Ibu Kota, yakni saat mengalawan Perseru Serui  (2-1) dan Madura United (1-0). Tidak heran jika absennya Andritany bukan masalah bagi Teco. “Saya pikir tim sangat konsisten sekarang. Meskipun kadang-kadang hilang pemain, tim tetap sangat konsisten,” tegas Teco.

Teco bahkan mengaku tetap bersikap profesional, meski Persebaya merupakan klub yang pernah membesarkan namanya. Ya, saat pertama kali datang ke Indonesia pada 2003 silam, Persebaya adalah klub yang ditangani Teco sebagai pelatih fisik di bawah arahan Jacksen F. Tiago.

Kini, Teco akan mengalahkan Persebaya yang tercecer di papan bawah dengan 35 poin. Bajol Ijo hanya  unggul tiga angka dari batas akhir zona merah, hunian PS  Tira. Pada laga lainnya di hari yang sama, Perseru menjamu Mitra Kukar dan Arema FC sambangi PSIS Semarang. (junius/tri)