Wednesday, 14 November 2018

Jokowi Janji Beli 100 Motor Listrik Buatan Gesits

Rabu, 7 November 2018 — 17:12 WIB
Presiden Joko Widodo  saat menjajal sepeda motor listrik Gesits di sekitar halaman Istana. (ist)

Presiden Joko Widodo saat menjajal sepeda motor listrik Gesits di sekitar halaman Istana. (ist)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo menjajal sepeda motor listrik Gesits di sekitar halaman Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Motor ini disiapkan tim gabungan yang berencana memproduksinya.

Tim gabungan itu melakukan audiensi dengan Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (7/11). Mereka adalah, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir, Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember Joni Hermana, Rektor Institut Teknologi Bandung Kadarsyah Suryadi, Direktur PT. Gesits Technology Indonesia Zaki Nahdi Saleh, dan pimpinan BUMN yang terlibat dalam produksi motor listrik tersebut, yakni Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Tumiyana dan Direktur Utama PT LEN Industri (Persero) Zakky Gamal Yasin.

Sedangkan Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Dalam pertemuan tersebut, dibicarakan persiapan produksi massal sepeda motor listrik Gesits yang merupakan karya anak bangsa.

Rencananya, produk tersebut segera memasuki tahap produksi dan termasuk salah satu prinsipal Indonesia pertama yang masuk ke pasar sepeda motor listrik Tanah Air.

Presiden berencana pembeli pertama motor tersebut jika diproduksi. “Saya akan beli 100 unit,” kata Jokowi.

Setelah audiensi, Kepala Negara yang mengenakan helm hitam tampak mengendarai Gesits berwarna merah.

“Tadi saya coba enggak ada suara knalpotnya. Saya senangnya yang greng, greng, greng . Tadi enggak ada (suara). Halus sekali. Ini sangat ramah lingkungan,” kata Presiden.

Presiden mengatakan, dalam audiensi tersebut dibicarakan soal rencana produksi massal Gesits dalam waktu dekat.

Rencananya, dalam satu bulan, sepeda motor listrik tersebut akan diproduksi sebanyak 60.000 unit dalam satu tahun atau 5.000 unit setiap bulan dan tergantung permintaan pasar.

Sebelumnya, Gesits juga telah melalui sejumlah uji coba dan pengembangan sejak 2015 silam.
“Ini adalah brand dan prinsipal 100 persen Indonesia untuk sepeda motor listrik. Sudah diuji coba dari Jakarta ke Bali enggak ada masalah,” tuturnya.

Menurut Jokowi, apabila sepeda motor listrik Gesits meluncur ke pasaran, konsumen akan memiliki lebih banyak pilihan.

Jokowi meyakini apabila harga yang ditawarkan cukup kompetitif dan memiliki keunggulan tersendiri dibanding sepeda motor konvensional, sepeda motor listrik ini akan diterima oleh pasar.

Motor Gesits ditenagai oleh baterai lithium ion dan dapat menempuh jarak sejauh kurang lebih 70 kilometer untuk satu kali pengisian baterai dengan lama pengisian kurang lebih 3 jam.

“Saya kemarin lihat di pameran motor 8 jam (pengisian). Ini saya kaget bisa 3 jam untuk 70 kilometer,” ucap Jokowi.

Untuk diketahui, komponen baterai tersebut merupakan satu-satunya komponen motor yang masih harus diimpor oleh pihak Gesits. Ke depannya, komponen tersebut diharapkan juga akan diproduksi di dalam negeri.

Pemerintah sendiri akan terus mendorong pengembangan produk-produk otomotif dalam negeri. Pemerintah salah satunya akan memberikan bantuan bagi percepatan uji coba, uji kelaikan, dan perizinan yang dibutuhkan.(johara/b)