Wednesday, 14 November 2018

Si Kakek Menjadi Kemaruk Setelah Dua Bulan Rujuk

Rabu, 7 November 2018 — 7:34 WIB
nah-ini-dia-7-11-2018

MBAH  H. Makmun, 80, dalam usia begitu senja mendadak jadi tukang jagal. Bukan jagal sapi atau kambing, tapi jagal bini sendiri. Gara-garanya, sang istri Hj. Atminah, 60, tolak hubungan intim di kala suami kemaruk setelah 2 bulan rujuk. Saking kesalnya, si nenek ini digorok lehernya pakai parang. Ya tewaslah…….

Soal urusan libido, kaum lelaki itu nggak ada matinya. Usia sudah kepala 8 pun masih doyan juga. Lihat saja tipikal dan gestur kakek-kakek jompo pada umumnya, dia akan selalu mengangguk-anggukkan kepala. Itu artinya masih mengajak, hayo, hayo….! Sebaliknya kaum wanita, dalam usia jompo akan selalu geleng-geleng kepala, itu karena dia sudah ogah dan ogah.

Mbah Makmun warga  Bone, Sulawesi Selatan, termasuk lelaki yang suka mantuk-mantuk di usia senja. Ternyata latar belakangnya ya itu tadi, dia masih punya nafsu tinggi dalam urusan peranjangan. Lebih-lebih baru 2 bulan lalu rujuk lagi dengan isrinya, Ny. Atminah. Jadi wajar saja bila kakek Makmun jadi demikian kemaruk.

Mereka memang bertahun-tahun sempat bercerai. Setelah sama-sama tua barulah sadar bahwa mumpung masih ada umur, sebaiknya rujuk kembali saja. Bukankah rumahtangga dalam usia di atas kepala tujuh tidak lagi membutuhkan event pertandingan, karena yang dibutuhkan sekadar persahabatan.

Tapi Mbah H. Makmun beda. Melihat bekas istrinya dalam usia kepala enam masih cantik , gairahnya kembali berkobar. Maka setelah prosesi di KUA semuanya selesai, gairahnya pun dituntaskan sampai benar-benar BEP.
Setelah kembali ada istri, Mbah Makmun sepertinya jadi kemaruk, seperti galibnya orang baru sembuh dari sakit. Mauanya setiap saat ingin bermesraan melulu. Sebab ada pemahaman bahwa menjalankan “sunah Rasul” di malam Jumat pahalanya sama dengan membunuh 40 orang kafir.

Mbah Makmun tenaganya memang luar biasa, masih rosa-rosa macam Mbah Marijan. Seperti yang terjadi beberapa hari lalu, tengah malam Mbah Makmun lagi-lagi ingin minta jatah, namanya juga lagi kemaruk. Karena kecapekan, Ny. Atminah menolak.

Rupanya Mbah Makmun tersinggung oleh penolakan istrinya. Orang mau dapat pahala kok menolak. Karena istri terus mogok ranjang, bahkan tidurnya tengkurap terus,  maka dia jadi mata gelap. Istrinya yang baru beberapa bulan dirujuk tersebut langsung digorok pakai parang. Mbah putri tewas, gegerlah warga kampung. Mbah Makmun dengan langkah mantap menyerahkan diri ke polisi.

Usia kepala 8 mestinya fokus cari pahala, bukan paha! (Gunarso TS)