Wednesday, 14 November 2018

Wanita Kok Dilawan?

Kamis, 8 November 2018 — 5:03 WIB
gajeee

WANITA dijajah pria sejak dulu kala, dijadikan perhiasan sangkar madu, namun ada kala pria tak berdaya, tekuk lutut di sudut kerling wanita. Demikian Ismail Marzuki dalam syair Sabda Alamnya, menunjukan betapa wanita sebegitu hebatnya membuat lelaki bertekuk lutut, hanya dengan kerlingan mata?

Mau membantah? Ah, nggak usahlah. Karena memang nggak terbantahkan, sampai detik ini, bahwa wanita memang merasa sadar bahwa punya sebagian kekuatan untuk menggoda pria dengan kecantikan wajah dan keseksian tubuhnya.

Maka tak heranlah, ketika wanita bisa melanglang buana dengan segala kemampuannya.Memang sangat disayangkan, ketika kekuatannya itu ada yang digunakan sebagai modus kejahatan. Dari menjajakan diri sebagai wanita yang jualan diri atau pelacur, sampai umpan kejahatan. Memasang gambar dirinya yang cantik di media sosial, lalu menawarkan diri. Awalnya kenalan, lama-lama boleh diajak kencan, asal bayar sekian ratus ribu atau juta?

Ada juga tawaran kencan hanya sebagai pemancing kejahatan berikutnya, yakni merampas harta benda yang dibawa korban yang tak berdaya. Tentu saja, si cewek dengan anak buahnya yang lelaki sangar untuk eksekusi.

Beberapa kasus kejahatan belakangan yang berhasil diungkap petugas didalangi wanita. Wanita yang sering disebut lemah gemulai dan lembut itu ternyata mampu memperalat pria sebagai anak buahnya dalam kejahatan.

“ Saya jadi Bos, Ente yang ngerjain korban, ya?” kira-kira begitu perintah sang wanita.
Ya, apa boleh buat. Wanita yang punya seabrek ‘kekuatan’ itu memang seharusnya bisa memilah menju jalan yang lurus. Mengurus rumah tangga, suami dan anak-anak. Inilah yang bakalan diperoleh, yakni surga. Dan silakan masuk dari pintu mana saja.

Tapi bagi yang memilih kejahatan, ya sialakn ke neraka. Karena, wanita yang kayak gini; nggak punya ‘surga’ di telapak kakinya! –massoes