Wednesday, 14 November 2018

Banjir di Kabupaten Madina, 400 Orang Mengungsi 74 Rumah Hanyut

Jumat, 9 November 2018 — 13:57 WIB
Banjir dan longsor landa 4 wilayah yaitu di Kabupaten Mandailing Natal, Kota Sibolga, Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Pasaman Barat .(dok 18/10/2018)

Banjir dan longsor landa 4 wilayah yaitu di Kabupaten Mandailing Natal, Kota Sibolga, Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Pasaman Barat .(dok 18/10/2018)

MEDAN – Hujan deras selama dua hari menyebabkan bencana banjir dan longsor terjadi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina),
Sumut. Ratusan warga terpaksa mengungsi karena kediaman mereka rusak dan hanyut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Riadil Akhir Lubis, Jumat (9/11/2918), mengatakan warga yang terdampak banjir diarahkan
mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Sebagian pengungsi ditampung di gedung serbaguna Panyabungan. Sejumlah alat berat dari BPJN Wilayah 1 serta Dinas PUBM Sumut telah
diarahkan ke lokasi longsor dan banjir,” katanya.

Menurut informasi dari Pemkab Madina, masih kata Riadil, sekitar 300 sampai 400 orang terdampak akibat banjir serta longsor dan 78 unit
rumah penduduk rusak dan hanyut.

Kebanyakan dari mereka mengungsi sementara ke rumah keluarga atau kerabat.  Selain merendam dan menghayutkan puluhan rumah, banjir juga
merusak fasilitas umum seperti ruas jalan jalur Panyabungan-Kotanopan, Madina.

Berdasarkan informasi, 9 di antara 13 kecamatan di Madina terdampak banjir serta longsor. Kesembilan kecamatan yakni Kecamatan Linggabayu,
Kecamatan Panyabungan, Kecamatan Kotanopan, Kecamatan Tambangan, Kecamatan Hutabargot, Kecamatan Panyabungan Selatan, Kecamatan
Batangnatal, Kecamatan Naga Juang dan Kecamatan Panyabungan Timur.(samosir/tri)