Wednesday, 14 November 2018

Diduga Serpihan Lion Air Ditemukan di Pantai Anyer

Jumat, 9 November 2018 — 14:15 WIB
Kapolsek Anyer, AKP Tohirudin (kanan) saat meminta keterangan dan mengamankan benda yang diduga serpihan pesawat di Hotel Mambruk Anyer. (haryono)

Kapolsek Anyer, AKP Tohirudin (kanan) saat meminta keterangan dan mengamankan benda yang diduga serpihan pesawat di Hotel Mambruk Anyer. (haryono)

ANYER – Bagus Ferdiansyah, petugas sekuriti Hotel Mambruk menyatakan mengamankan serpihan yang diduga bagian pesawat Lion Air yang jatuh di perairan Kerawang, Jawa Barat.

Benda yang menyerupai taktakan yang terletak di bagian belakang jok pesawat tersebut ditemukan di pantai tempatnya bekerja di Jalan Raya Anyer-Karang Bolong, Kabupaten Serang.

Bagus yang merupakan Warga Kampung Bojong, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang menuturkan bahwa benda tersebut pertama kali ditemukan oleh Taip (48) petugas kebun Hotel Mambruk Anyer pada Selasa (6/11/2018) siang sekira pukul 10.00 WIB. Bagus yang bertugas sebagai sekuriti di hotel tersebut langsung memeriksa dan mengamankan benda tersebut.

“Yang pertama kali menemukan bagian kebun, dia simpen. Dia bilang kok bentuknya kaya serpihan pesawat,” ujar Bagus, kepada wartawan, Jumat (9/11/2018).

Setelah ia periksa, Bagus mengatakan, ternyata bentuk serpihan memang menyerupai taktakan yang biasa menempel di bagian belakang jok pesawat. “Saya juga masih bertanya-tanya juga ini serpihan pesawat atau bukan. Untuk mastiinya saya posting lah ke medsos. Ternyata banyak yang komen memang itu bagian dari jok pesawat,” kata Bagus.

Alawi, Banquet Manager Hotel Mambruk Anyer juga membenarkan penemuan benda yang diduga serpihan pesawat tersebut. “Iya betul. Barangnya masih disimpan di pos sekuriti,” ujarnya.

Kapolsek Anyer, AKP Tohirudin membenarkan penemuan benda yang mirip taktakan yang biasa ada dibelakang kursi pesawat. Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan apakah benda tersebut merupakan bagian dari pesawat atau serpihan pesawat Lion Air yang jatuh beberapa waktu lalu.

“Jadi benda tersebut belum diketahui berasal dari mana. Kami sudah laporkan penemuan ini ke pimpinan dan Satreskrim untuk diselidiki,” kata Kapolsek dikonfirmasi melalui telepon. (haryono)