Saturday, 17 November 2018

Ini Logo Jak Lingko Seharga Rp 100 Juta

Jumat, 9 November 2018 — 18:42 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

JAKARTA – Tepat satu bulan setelah peresmian program Jak Lingko yang merupakan transformasi dari perubahan OK OTrip, kini Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meresmikan logo Jak Lingko.

Logo Jak Lingko sendiri dipilih dari ratusan peserta hasil sayembara yang digelar Pemprov DKI. Setelah melalui tahap penilaian, pemenang logo adalah Melvin Santoso (29). Pria asal Surabaya itu berhak mendapatkan Rp 100 juta.

“Alhamdulillah satu bulan terlewatkan dan program untuk kita memilih logo bagi Jak Lingko tuntas. Hari ini kita sudah menentukan pemenangnya dan karyanya yang ada dibelakang kita, karyanya gambarnya yang dirancang oleh saudara Melvin Santoso,” kata Anies di kantornya, Jumat (9/11/2018).

Menurut Anies, logo tersebut akan dipasang di seluruh kendaraan yang terintegrasi dengan Jak Lingko. Namun, prosesnya bertahap yang akan dimotori oleh Transjakarta.

“Tapi kita ingin nantinya semua moda transportasi di Jakarta akan menggunakan rujukan logo ini. Mengapa ini penting, ini menandai adanya intergrasi. Masing-masing memiliki nama dan brand. Tetapi di satu sistem yang satu kesatuan dimana ada rute yang saling beririsan, ada tiket yang saling bisa digunakan dan ada manajemen yang saling bekerjasama,” beber Anies.

Melvin Santoso menjelaskan, logo yang dia buat terinspirasi dari sistem persawahan yang disebut sebagai Lingko dan memiliki bentuk unik seperti jaring laba-laba di Desa Cancar, Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

jak lingko1

“Bentuknya bulat kemudian unik sekali bentuknya seperti jaring laba-laba. Saya kembangkan supaya jadi seperti jaring laba-laba itu,” ucap Melvin.

“Kemudian saya bikin mengarah ke enam penjuru. Itu melambangkan arah integrasi dari Jak Lingko itu nanti akan mengarah ke Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu,” imbuh dia.

Sementara alasan dibuat tiga dimensi agar lebih terlihat dinamis dengan harapan brand Jak Lingko selalu bergerak kedepan. Perpaduan warna hijau dan biru supaya terkesan modern dan ramah.

Anies menambahkan, dipilihnya warna hijau agar sejalan dengan tujuan Pemprov DKI untuk memujudkan Jakarta yang ramah lingkungan. “Semangat yang mau dibangun adalah green technology. Green oriented public transport system. Tapi bersahabat pada lingkungan,” tandas Anies.

Jak Lingko adalah program yang dikembangkan dari OK Otrip yang lebih dulu dilakukan uji coba. Jak Lingko memiliki jaringan integrasi antar moda transportasi yang lebih luas dari OK Otrip meliputi angkutan mikro bus, medium bus, bus besar, TransJakarta, MRT, hingga LRT. (Yendhi/b)