Wednesday, 14 November 2018

Kedatangan Jenazah Junior Korban Lion Air JT610 di Cirebon Disambut Isak Tangis

Jumat, 9 November 2018 — 12:49 WIB
Jenazah korban Lion Air JT 610 asal Cirebon, Junior Priadi, tiba di runah duka Desa Kedungjaya Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon.(darman)

Jenazah korban Lion Air JT 610 asal Cirebon, Junior Priadi, tiba di runah duka Desa Kedungjaya Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon.(darman)

CIREBON – Kedatangan ambulance yang membawa jenazah Junior Priadi (32), salah satu korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Perairan Karawang beberapa waktu lalu, disambut isak tangis pihak keluarga dan kerabat dekat korban, Jumat (9/11/2018) pukul 10.15 wib.

Pantauan di kediaman korban Perumahan Pilangsari Endah Blok B no 60, Desa Kedungjaya Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon, sejak pagi sudah ramai orang yang menanti kedatangan jenazah Junior yang semasa hidupbya dikenal sebagai pribadi baik dan dermawan itu.

Junior tercatat bertugas di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bangka Belitung (Babel) sejak September lalu. Sebelumnya, suami dari Rindi Septi ini selama tujuh tahun  bertugas di KPP Pratama Palembang. Korban meninggalkan seorang istri dan dua orang anak yang masih kecil.

Haji Gatot Supriadi, orang tua korban mengungkapkan rasa kesedihan yang mendalam atas meninggalnya anak bungsu dati tiga bersaudara itu. “Mau gimana lagi, kami harus ikhlas melepaskan kepergian anak kami,” katanya di rumah duka sesaat sebelum kedatangan ambulance yang membawa jenazah anaknya.

Kini Jenazah korban sudah berada di rumah duka, selanjutnya selepas sholat Jumat korban akan dimakamkan di TPU setempat.(darman/tri)