Saturday, 17 November 2018

Penuh Spanduk, Reklame dan Baleho, Kota Depok Makin Kumuh dan Semrawut

Jumat, 9 November 2018 — 10:14 WIB
Kondisi sepanjang Jl. Raya Margonda, Kota Depok belakangan dinilai
kumuh dan semrawut akibat pemasangan reklame dan baleho. (anton)

Kondisi sepanjang Jl. Raya Margonda, Kota Depok belakangan dinilai kumuh dan semrawut akibat pemasangan reklame dan baleho. (anton)

DEPOK –  Penuh spanduk, reklame dan baleho, kondisi atau keberadaan jalan utama di Kota Depok khususnya di Jl. Raya Margonda belakang tidak lagi indah serta sedap dipandang mata.

Warga dan pemakai kendaraan yang melintas setiap hari mendesak jajaran Pemkot Depok untuk berani menindak dan menurunkan reklame tersebut.

“Program utilitas pemindahan kabel listrik maupun telepon dari saluran atas ke jaringan bawah tanah beberapa waktu lalu seharusnya diikuti dengan penertiban serta penindakan tegas ribuan spanduk, reklame dan baleho yang marak berdiri di sepanjang jalan tersebut,” kata Ny. Susi, warga Depok II Timur, Sukmjaya, Kamis (8/11).

Keberadaan papan reklame, spanduk dan baleho diduga banyak yang ‘bodong atau liar’ dan tidak memberi penghasilan pada pemda itu  harus diturunkan  atau dicopot, mengingat  Jl. Raya Margonda sebagai salah satu pintu gerbang utama Kota Depok.

Hal senada dikatakan Nuryadi, warga Beji. Menurutnya Pemkot Depok harus berani dan tegas membabat habis spanduk, reklame dan baleho bodong, agar  sepanjang Jl. Raya Margonda dapat lebih cantik dan indah. “Kalau sekarang setiap kios, toko atau pusat belanja main pasang reklame atau baleho sehingga praktis kondisinya bertambah semrawut dan kumuh,” tuturnya kesal.

Ditempat terpisah, Kepala Satpol PP Kota Depok Yayan Arianto yang didampingi Kepala Bidang (Kabid) Pnertiban dan Pengawasan Ketertiban Umum Kusumo, menegaskan pihaknya terus mengawasi dan memantau keberadaan papan reklame atau baleho liar.

“Jika tidak ada ijin tentunya langsung dibongkar paksa baik papan reklame maupun baleho. Untuk spanduk pihaknya hampir setiap saat memantau sejumlah ruas jalan utama di Kota Depok,” tuturnya. “Untuk kawasan Jl. Raya Margonda memang tengah dilakukan pendataan terhadap papan reklame maupun baleho yang berdiri di sepanjang jalan tersebut. (anton/tri)