Monday, 26 August 2019

DPRD DKI Tolak Dana Pembangunan Stadion Persija, Ini Alasannya

Selasa, 13 November 2018 — 19:47 WIB
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi

JAKARTA – Badan Angggaran DPRD DKI Jakarta menolak usulan PT Jakpro untuk membangun stadion bertaraf internasional di Taman Bersih Manusiawi dan Berwibawa (BMW), Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Tugas pembangunan stadion yang diproyeksikan menjadi markas Persija itu akan dialihkan kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

Badan Anggaran hanya akan menyetujui permintaan tambahan modal untuk pembangunan LRT fase II. Ketua Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) semestinya menugaskan Dispora untuk melaksanakan pembangunan stadion.

“Saya serahkan ke SKPD-nya. Kan kami sudah punya kajiannya, gambarnya apa, itu kan pemerintah punya,” kata Prasetio, Selasa (13/11/2018).

Prasetio yang juga Ketua DPRD tersebut mengatakan usulan Jakpro untuk stadion Rp1,5 triliun ditolak. “Kami sudah sampaikan ke Jakpro. Kami minta Jakpro fokus saja melanjutkan LRT fase II,” katanya.

(BacaNetizen Tagih Janji Sandi Soal Pembangunan Stadion untuk Persija)

Untuk melanjutkan LRT Fase II itu akan diberikan Rp2 triliun. “Jadi, maaf untuk stadion kami tolak. Sedang untuk LRT akan kami tindaklanjuti dengan revisi Perda (Peraturan Daerah) agar Jakpro bisa menambah modal usaha,” katanya.

DPRD DKI akan membahas revisi Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2014 tentang Penyertaan Modal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada Perseroan Terbatas Jakarta Propertindo.

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo, Dwi Wahyu Daryoto sebelumnya mengatakan, pembangunan stadion BMW membutuhkan dana mencapai Rp4,5 triliun.

(BacaStadion BMW Dibangun Dirancang Juga Untuk Konser)

Jakpro ditugaskan Pemprov DKI Jakarta untuk membangun kandang Persija Jakarta itu. Stadion BMW rencananya dibangun selama tiga tahun, mulai 2019 hingga 2021.

Anggaran pembangunan Stadion BMW berasal dari PMD dan investor melalui kerjasama dengan pihak ketiga.

Rencananya Stadion Taman BMW akan dibangun megah. Selain lapangan sepakbola, stadion juga dirancang untuk kegiatan pameran serta dilengkapi ruang ruang pertemuan. (john/ys)