Saturday, 20 July 2019

Maradona Ragukan Solari Sukses Bersama Real Madrid

Kamis, 15 November 2018 — 5:15 WIB
Santiago Solari dipecat  Real Madrid  (reuters)

Santiago Solari dipecat Real Madrid (reuters)

SPANYOL- Santiago Solari resmi jadi pelatih Real Madrid setelah meneken kontrak untuk tiga tahun. Awalnya Solari hanya pelatih sementara setelah Julen Lopetegui dipecat.

Namun karena performa Solari sangat menggembirakan di mana di empat laga yang dilakoni sejak menukangi Los Blancos berhasil menang seluruhnya.

Manajemen Real Madrid menilai pelatih berusia 42 tahun itu telah mampu mengembalikan kepercayaan diri pemain dan mampu membuat kondusif kamar ganti.

Namun pandangan berbeda di lotarkan oleh Diego Maradona yang tidak yakin Solari sukses bersama Madrid. Bahkan legenda sepak bola Argentina itu meragukan Solari yang juga berasal dari Argentina mampu bertahan lama di Santiago Bernabeu.

Mardona

Dalam pandangan Maradona, penunjukan Solari sebagai pelatih tetap tidak jauh berbeda dengan Argentina dengan Lionel Scaloni yang sempat ia kritik beberapa waktu lalu.

“Saya hanya akan mengatakan bahwa dalam kedua kasus itu, mereka tidak punya dukungan yang cukup untuk kedua tim,” ujar Maradona kepada Marca.

“Namun bila mereka ditempatkan di sana, itu karena mereka punya dukungan dari presiden federasi Argentina dan presiden Real Madrid, tetapi saya tidak yakin mereka akan bertahan lama. Pelatih punya masanya, dan mereka tidak akan berlangsung lama,” lanjutnya.

Seperti diketahui, perjalanan karir Solari mirip dengan Zinedine Zidane, yang juga sama-sama dipromosikan dari Real Madrid B. Keduanya juga sama-sama pernah membela Real Madrid sebagai pemain.

Namun Maradona tidak menganggap bahwa kasus Zidane bisa disandingkan dengan Scaloni maupun Solari. “Ada perbedaan saat anda berbicara soal masa hidup pelatih, bila anda menyandingkan Zidane dengan Scaloni atau Solari,” tambahnya.

Terakhir, Maradona mengaku tertarik untuk menukangi Real Madrid. Namun, ia saat ini ia masih ingin melanjutkan kiprahnya bersama klub asal Meksiko, Dorados de Sinaloa.

“Saya akan menyukainya. Saya punya pundak yang cukup besar untuk itu, tetapi kenyataan tidak berjalan seperti itu. Sekarang saya di Dorados dan merasa senang,” tandasnya. (B)