Thursday, 13 December 2018

Kemenperin Tunggu Kepastian Kebijakan Mobnas

Rabu, 21 November 2018 — 15:31 WIB
Jenis mobil LCGC

Jenis mobil LCGC

JAKARTA – Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Ditjen Ilmate, Putu Juli Ardika mengisyaratkan belum diarahkan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto untuk menyelenggarakan mobil nasional termasuk mobil Esemka atau mobil pedesaan.

“Kalau kita bicara Mobnas kan ada insentif yang mengikuti khusus, yang kini dimiliki mobil jenis LCGC dengan lokal konten di atas 80%, nilai & volume tambah besar juga sudah ekspor. Seperti diinginkan Pak (Presiden) Jokowi, juga Menperin,” ujar kepada wartawan, Rabu (21/11).

Mobil murah ramah lingkungan (Low Cost Green Car, LCGC) yang sesuai roadmap making Indonesia 4.0 dimaksud itu telah marak dan beberapa jenis sudah diekspor melalui Peraturan Pemerintah (PP) nomor 41 tahun 2013 terkait keringanan pajak bagi mobil jenis LCGC.

Kendati kebijakan masa Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat menuai protes Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, dengan dalih menambah ruwet mengatasi kemacetan.

Alhasil, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sempat menyatakan pertengahan tahun ini ekspor LCGC ke Asia & Amerika Selatan di luar ekspektasi dari rencana pengapalan 6000 unit/tahun karena telah memproduksi 20.279 unit dalam kondisi utuh (completely buitl-up) bahkan 3000 unit/bulan ke Filipina.

Sementara Suzuki sepanjang tahun 2017 tercatat mengirimkan 26.928 unit LCGC jenis Wagon R ke Pakistan dalam bentuk completly knock down alias terurai lengkap melebihi penjualan domestik yang 5.408 unit.(rinaldi/tri)