Thursday, 19 September 2019

Jamu Sriwijaya FC, Persija Kembali ‘Terusir’ dari Jakarta

Kamis, 22 November 2018 — 19:00 WIB
Pelatih Persija Jakarta, Stefano 'Teco' Cugurra. (ist)

Pelatih Persija Jakarta, Stefano 'Teco' Cugurra. (ist)

JAKARTA – Persija ‘Macan Kemayoran’ Jakarta kembali terancam bakal ‘terusir’ dari ibukota kala menjamu Sriwijaya FC dalam lanjutan Liga 1 Indonesia, Sabtu (24/11/2018) pukul 18:30 WIB. Tim asuhan Stefano ‘Teco’ Cugurra kemungkinan kembali akan menggunakan Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, setelah tidak bisa menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dan Stadion Patiot Candrabhaga di Kota Bekasi.

Padahal, Macan Kemayoran sejatinya butuh atmosfer serta dukungan menggila dari para suporter fanatik mereka, The Jakmania, seperti saat menggilas Persela Lamongan 3-0, awal pekan kemarin. Maklum, hal itu dibutuhkan tim asuhan Teco demi menyapu bersih kemenangan di tiga laga tersisa, seraya menjaga peluang menuju tangga juara.

Saat ini Persija menempati tangga kedua klasemen sementara dengan 53 poin dari 31 laga. Macan Kemayoran hanya berjarak satu angka dari pimpinan klasemen sementara, PSM Makassar yang akan menjamu Bali United, satu hari berselang.

(BacaGilas Persela 3-0, Persija Pepet Pimpinan Klasemen PSM)

Oleh karena itulah Teco kecewa jika Persija kembali harus bermain di Wibawa Mukti yang berjarak sekira 55 kilometer dari Timur Jakarta. “Ini bukan masalah fasilitas maupun kualitas dari stadion. Tapi jarak kesana jauh dan macet sekali. Terakhir kami pakai, sih, masalah rumput bagus sekali pada saat lawan PS Tira,” kata Teco yang sebelumnya sempat menggunakan Stadion Wibawa Mukti saat menjamu PS Tira yang berkesudahan imbang tanpa gol pada 10 November lalu.

Kali ini, Persija kemungkinan kembali menggunakan Stadion Wibawa Mukti karena SUGBK akan digunakan untuk menggelar laga pamungkas babak penyisihan Grup B Piala AFF 2018 antara Timnas Indonesia dan Filipina, Minggu (25/11/2018) mendatang. Sementara terkait alasan tidak bisanya digunakannya Stadion Patriot untuk laga Persija kontra Sriwijaya, hingga saat ini pihak Teco, belum mengetahui secara pasti.

“Untuk suporter kasihan karena GBK (Gelora Bung Karno) tidak boleh dipakai. Lalu Patriot saya tidak tahu kenapa tidak bisa,” tandas pelatih asal Brasil tersebut.

(BacaTeco Berharap di Sisa Laga Persija Bermain di SUGBK atau Stadion Candrabhaga)

Namun berdasarkan laporan yang dihimpun Poskotanews, Kamis (22/11/2018), tidak bisa digunakannya Stadion Patriot karena terkendala izin akibat kemacetan di Kota Bekasi. Meskipun demikian, pihak Persija masih terus berusaha meyakinkan pihak kepolisian setempat terkait izin tersebut.

“Saya udah bilang ke Pak Ardhi (Manajer Persija) dan katanya diusahakan bermain di Stadion Patriot. Ya kami tunggu saja kabarnya,” kata Teco yang berharap mendapat kabar mengenai keputusan resmi terkait laga Persija kontra Sriwijaya tersebut.

Jika Persija tetap terusir dari ibukota, maka itu bisa menjadi kerugian bagi skuat Teco yang tengah berusaha menjaga peluang menuju tangga juara musim ini. Selain menjamu Sriwijaya, Macan Kemayoran masih akan menyambangi Bali United dan menjamu Mitra Kukar di tiga laga tersisa musim ini.

Di sisi lain, PSM yang bercokol di pucuk klasemen akan melawat Bhayangkara FC dan kedatangan PSMS Medan setelah menjamu Bali United, akhir pekan ini. (junius/ys)