Thursday, 13 December 2018

‘Saya Menyewa Pria untuk Pura-Pura jadi Ayah Anakku’

Senin, 26 November 2018 — 7:57 WIB
pegiatlgbt

JEPANG- Megumi masih bayi ketika orang tuanya berpisah dan ayahnya menghilang dari kehidupannya. Tetapi beberapa tahun kemudian, ibunya mengatakan ayahnya ingin bertemu kembali. Megumi mulai bertemu Yamada secara teratur. Dia berpikir pria itu adalah ayahnya dan Yamada adalah nama sebenarnya – tetapi ini semua sebenarnya adalah sebuah kebohongan.

“Sejak kecil dia menanyakan keberadaannya,” kata ibu Megumi, Asako. “Yang dia ketahui adalah bahwa dia pergi tidak lama setelah dirinya dilahirkan, sehingga dia menyalahkan dirinya sendiri.”

Selama bertahun-tahun hal ini tidak dipermasalahkan. Tetapi ketika Megumi berumur 10 tahun, Asako melihat perubahan tingkah laku anaknya.
“Dia tidak berbicara denganku dan menjadi sangat pendiam serta menarik diri,” kata Asako.

“Baru beberapa lama sesudahnya saya mengetahui dia dilecehkan.”

Asako kemudian mengetahui bahwa Megumi bukan hanya menyalahkan dirinya terkait dengan perpisahan orang tunya, tetapi teman sekolahnya juga mengasingkannya karena dia tidak memiliki ayah – anak orang tua single memang sering kali distigmatisasi di Jepang.

Akhirnya dia menjadi sangat tidak bahagia dan menolak pergi ke sekolah.

Dia berusaha mendapatkan pertolongan guru, tetapi ketika itu mengalami kegagalan muncul sebuah ide.

“Yang saya pikirkan adalah, bagaimana jika saya menemukan seorang pria yang baik, seorang ayah ideal, seseorang yang akan membuatnya merasa lebih baik?” kata Asako.

Dia mendengar tentang agen penyewaan kerabat yang dapat mengirimkan seorang aktor untuk menjadi tamu pernikahan atau berkencan. Dia menyatakan apakah mereka dapat menyediakan ayah palsu. Setelah mengaudisi lima orang, Asako akhirnya memilih Takashi
“Saya melihat dia sebagai seseorang yang paling mudah diajak bicara,” kata Asako. “Dia sangat baik dan manis, jadi saya hanya mengikuti insting saja.”

Sebagai aktor, Takashi pernah berperan sebagai pacar, pengusaha, teman, ayah dan pengantin pada lima pernikahan palsu.

“Permintaan saya sangat sederhana,” kata Asako. “Pertama, saya ingin dia meminta maaf karena tidak bisa ada di dalam kehidupan Megumi. Kedua, saya ingin dia mendengarkan apapun yang dia inginkan.”

Layanan Takashi tidaklah murah. Setiap kali Asako menyewanya untuk berperan sebagai Yamada dia harus membayar 10.000 Yen atau Rp1,2 juta, dan meskipun gajinya cukup, Asako tetap harus berhemat agar mampu membayar.

Asako kemudian mengatakan kepada Megumi bahwa ayahnya sudah menikah kembali dan sekarang memiliki keluarga baru, tetapi baru-baru ini dia menghubungi lagi karena ingin bertemu.

Megumi kaget, tetapi akhirnya setuju untuk bertemu. Jadi setelah hampir 10 tahun, Takashi menjadi Yamada, ayah Megumi – perannya yang paling lama dan paling dapat dipertanyakan secara etika.

Takashi masih ingat pertemuan pertama mereka.

“Yang terjadi adalah perasaan yang sangat rumit,” katanya. “Dia menanyakan mengapa saya tidak menemuinya sebelumnya dan saya dapat merasakan penolakannya.”

Takashi kemudian mulai bertemu Megumi dan ibunya beberapa kali dalam seminggu – bergabung saat mereka bepergian, menonton film dan merayakan ulang tahun.

“Setelah beberapa lama Megumi menjadi lebih gembira dan lebih terbuka,” katanya. “Dia suka ngobrol, dia menjadi sangat hidup – dia bahkan ingin kembali ke sekolah, dan saat itulah saya berpikir, ‘Ini semua memang berguna!'”

Dalam 10 tahun terakhir, karakter Takashi, Yamada menjadi sangat dekat dengan Megumi, yang sekarang sudah menjadi anak muda. Dia menjadi bagian dari keluarga. Dia bahkan mengatakan kepada Megumi, dirinya mencintai seperti layaknya seorang ayah.

“Berganti-ganti kepribadian dan jati diri adalah sangat penting dalam pekerjaan ini,” katanya. “Tetapi saya seorang manusia dan sudah pasti adalah sebuah kebohongan jika saya tidak merasakan konflik perasaan saat mengatakan ‘Saya mencintaimu’ ke anak itu. Tetapi ini adalah sebuah bisnis, saya harus melakukannya dan saya harus terus mengingatkan diri saya sendiri.”

Sementara itu Asako menjadi sangat terikat dengan tokoh fiksi yang diperankan Takashi.

“Kami ngobrol, kami tertawa dan hubungan kami sangat baik. Dia ada di dalam kehidupan kami sudah lama, saya ingin menikahinya dan menjadi keluarga yang sebenarnya.”

“Saya telah mengatakan kepadanya (tentang perasaan saya), tetapi dia langsung mengatakan dia bersama kami karena ini adalah pekerjaannya,” katanya.

Kenyataannya, Asako tidak berencana untuk mengakhiri pengaturan dengan Takashi dan dia menyatakan keinginan dia tetap berperan sebagai ayah Megumi sampai waktu yang tidak ditentukan.

Dan bagaimana jika ayah asli Megumi muncul?

Itu bukanlah kemungkinan yang benar-benar dipikirkan Asako. Karena dia tidak berhubungan dengannya sejak bercerai, Asako pikir ini hal itu akan tidak akan terjadi.

Sejumlah orang sulit memahami mengapa Asako melakukan sesuatu yang dapat mengganggu anaknya, jika Megumi mengetahui hal yang sebenarnya.

“Saya tahu sejumlah orang berpikir adalah suatu kebodohan membayar untuk berbohong kepada anakku, tetapi saya sudah tersudut,” katanya.

Asako mengatakan dirinya memang khawatir kemungkinan pengaruhnya terhadap Megumi, tetapi dia berusaha untuk tidak memikirkannya.(BBC)

Ilustrasi oleh Katie Horwich