Thursday, 13 December 2018

Antisipasi Penyakit Musiman

Selasa, 27 November 2018 — 4:51 WIB

MUSIM penghujan telah tiba, ancaman yang dihadapi masyarakat ada di depan mata. Ketika musim hujan serta cuaca ekstrem, ancaman yang menghadang warga bukan cuma banjir, longsor, pohon tumbang maupun puting beliung. Berbagai penyakit musiman juga jadi ancaman serius yang harus diantisipasi.

Genangan air kotor berdampak terjangkitnya beragam penyakit menular, baik penyakit yang terbawa air (water borne disease) maupun penyakit yang ditularkan lewat perantara (vector borne disease). Berbagai penyakit tersebut menghantui warga, termasuk di Jakarta yang menjadi langganan banjir, bila tidak diwaspadai.

Risiko wabah penyakit bisa meningkat karena pada musim pancaroba maupun musim hujan, daya tubuh akan berkurang siring dengan perubahan cuaca yang ekstrem. Apalagi bila pola hidup sehat serta kebersihan lingkungan tidak dijaga, maka warga akan rentan terserang penyakit.

Beragam penyakit musiman yang menghantui warga antara lain diare, typus, diare, typus, leptospirosis (kencing hewan), infeksi kulit, demam berdarah dengue (DBD) maupun penyakit lainnya. Wabah penyakit yang paling menakutkan adalah DBD karena dengan cepat menjangkiti warga di lima wilayah Ibukota.

Mencegah mewabahnya penyakit, baik warga maupun instansi lintas sektoral harus cepat mengantisipasi. Bagi masyarakat, hal sederhana yang wajib dilakukan yaitu menjaga daya tahan tubuh, menjaga gizi makanan serta menjamin kebersihan lingkungan. Langkah ini adalah upaya jangka pendek yang harus dilakukan guna mengantisipasi datangnya penyakit.

Pemerintah daerah maupun kementerian lintas sektoral juga harus cepat tanggap, memastikan pelayanan terbaik bagi warga terutama yang langsung terdampak banjir. Pastikan logistik obat-obatan tersedia, distribusi lancar dan petugas paramedis serta rumah sakit siaga penuh. Musibah banjir dengan segala dampaknya adalah tanggungjawab bersama.

Hal yang paling penting yaitu kesiapan puskesmas, rumah sakit maupun posko kesehatan lainnya untuk melayani warga yang terserang penyakit. Kita tidak berharap Jakarta terjangkit wabah penyakit selama musim hujan ini. Namun mencegah hal itu terjadi, adalah tanggung jawab bersama. Wabah penyakit bisa diminimalisir bila dilakukan pencegahan sejak awal. **