Tuesday, 19 March 2019

Yogyakarta Tuan Rumah Partai Pembuka dan Penutup Proliga 2019

Rabu, 28 November 2018 — 20:19 WIB
Direktur Proliga, Hanny S. Surkatty berfoto bersama dengan pihak sponsor di kantor PP PBSI, Jakarta. (junius)

Direktur Proliga, Hanny S. Surkatty berfoto bersama dengan pihak sponsor di kantor PP PBSI, Jakarta. (junius)

JAKARTA РMemasuki tahun ke-18, kompetisi kasta tertinggi di Indonesia, PROLIGA 2019, kembali digelar. Lima tim putri dan enam putra akan meramaikan kompetisi yang mulai digelar 7 Desember 2018 hingga 24 Februari 2019 mendatang.

Delapan kota akan menjadi perhelatan kompetisi yang digelar sejak 2002 itu. GOR Amongrogo Yogyakarta akan menjadi awal digelarnya Proliga 2019, 7-9 Desember 2018 dan berakhir di GOR yang sama pada 24 Februari 2019. Kota lainnya yang akan¬† menjadi tempat pelaksanaan putaran pertama Proliga 2019 antara lain GOR Tridharma Gresik (14-16 Desember 2018) dan GOR C’Tra Arena Bandung (21-23 Desember 2018).

Kemudian untuk putaran kedua akan berlangsung di Gedung PSCC Palembang (11-13 Januari 2019), GOR Bulutangkis Pekanbaru (18-20 Januari 2019), dan GOR Sritex Arena (25-27 Januari 2019). Sementara untuk putaran pertama babak empat besar atau final four akan digelar di GOR Joyoboyo Kediri (8-10 Februari 2019) serta GOR Ken Arok Malang (15-17 Februari 2019) untuk putaran kedua final four. Sedangkan untuk partai grandfinal akan kembali digelar GOR Amongrogo pada 23 dan 24 Februari 2019.

Direktur Proliga, Hanny S. Surkatty menyatakan, Proliga 2019 berbeda dengan Proliga sebelumnya. Pada Proliga 2019 ini dilaksanakan lebih awal yakni Desember 2018. Hal ini, menurut Hanny, karena adanya Pilpres dan Pileg tahun depan.

“Kami menghormati adanya pelaksanaan Pilpres dan Pileg pada bulan April 2019. Makanya waktunya lebih awal,” ujar Hanny pada acara kick-off dan konferensi pers Proliga 2019 di kantor PP PBVSI, Jakarta, Rabu (28/11/2018).

Perbedaan lainnya, pada kompetisi musim ini pelaksanaan final yang biasanya berlangsung hari Minggu, untuk perebutan juara putra dan putri. Kali ini final putri dilangsungkan Sabtu dan final putra Minggu.

Selain itu, perebutan peringkat ketiga dan keempat yang tadinya diperebutkan saat laga final four, kini dilangsungkan pada grand final di mana putri Sabtu dan putra Minggu. Menurut Hanny, pelaksanaan final menjadi dua hari disebabkan adanya minat penonton yang begitu membludak selama pada laga final sebelumnya di Yogyakarta.Kompetisi Proliga 2019 ini diikuti lima tim putri dan enam putra. Lima tim putri yaitu Jakarta Pertamina Energi, Jakarta PGN Popsivo Polwan, Bandung Bank bjb Pakuan, Jakarta BNI 46, dan Jakarta Elektrik PLN. Sedangkan enam tim putra antara lain Surabaya Bhayangkara Samator, Palembang Bank SumselBabel, Jakarta Pertamina Energi, Jakarta BNI 46, Jakarta Garuda, Sidoarjo Aneka Gas Industri.

Terdapat dua nama tim baru, di bagian putra, yang akan berkiprah pada musim ini yakni Jakarta Garuda dan Sidoarjo Aneka Gas Industri. “Ya dua tim itu adalah peserta baru pada Proliga 2019,” tambah Hanny.

Seperti diketahui, pelaksanaan Proliga melibatkan pemain asing. Setiap tim diwajibkan memasukkan minimal satu pemain asing dan maksimal dua. Setiap pemain asing yang bermain diwajibkan melengkapi KITAS (Kartu Izin Tinggal Sementara) yang dikeluarkan Imigrasi dan ITC (International Transfer Certificate) yang dikeluarkan FIVB.

“Tanpa dilengkapi itu, pemain asing tidak bisa bermain di Indonesia,” tandas Hanny yang juga Ketua V Bidang Pertandingan dan Kompetisi PP PBVSI. (junius/ys)