Sunday, 21 July 2019

Mane Jadi ‘Tumbal’ Kemenangan Liverpool Dalam Derby Merseyside

Senin, 3 Desember 2018 — 20:01 WIB
Bomber Liverpool, Sadio Mane menggiring bola dibayangi bek PSG, Thilo Kehrer dalam laga kelima Grup C Liga Champions di Parc des Princes, Paris, Prancis, Kamis (29/11/2018) dini hari WIB. (reuters)

Bomber Liverpool, Sadio Mane menggiring bola dibayangi bek PSG, Thilo Kehrer dalam laga kelima Grup C Liga Champions di Parc des Princes, Paris, Prancis, Kamis (29/11/2018) dini hari WIB. (reuters)

INGGRIS – Bomber Liverpool, Sadio Mane harus menjadi ‘tumbal’ atas kemenangan mahal yang diraih anak-anak asuh Jurgen Klopp pada Derby Merseyside. Pasalnya, Mane kembali harus dibekap cedera dan dipastikan absen saat tim berjuluk Si Merah itu akan menyambangi Burnley dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Kamis (6/12/2018) pukul 02:45 WIB.

Ironisnya, cedera yang dialami Mane baru diketahui Klopp setelah sang pemain tampil selama 90 menit melawan Everton di Liga Premier Inggris, Senin (3/12/2018) dini hari WIB. “Kami semua tidak tahu jika dia (Sadio Mane red) sedang duduk di ruang ganti dengan sebuah masalah di kakinya. Tapi ia mendapatkannya 20 menit sebelum laga berakhir. Saya tidak tahu bagaimana itu terjadi tetapi itu adalah hal yang sangat menyakitkan. Karena sekarang dia tidak bisa bermain untuk pertandingan selanjutnya (melawan Burnley),” kata Klopp seperti dikutip Liverpool Echo.

Klopp sendiri tidak menyangka jika Mane bisa menahan cedera yang dideritanya hingga laga usai. Alasan itulah yang membuat Klopp merasa Mane tidak memiliki masalah dan terus bermain hingga 90 menit laga, melawan Everton.

“Sejujurnya dia tidak memberi tahu saya, jika ia bicara soal kondisinya kami mungkin akan mengubah permainan secara berbeda. Tapi mungkin ia tidak menginginkan itu (ditarik keluar). Karena saat itu kami memang butuh kemenangan,” tandas pelatih asal Jerman tersebut.

(BacaLiverpool Tekuk Everton 1-0 Klopp Ikut Selebrasi ke Lapangan)

Liverpool sendiri baru bisa memastikan kemenangan 1-0 atas Everton dalam Derby Merseyside tersebut, berkat gol tunggal Divock Origi di masa injury time. Gol itu sendiri disambut Klopp dengan emosional hingga ia tidak sadar harus berlari merayakan gol tersebut hingga masuk ke lapangan. “Yang pertama, saya harus meminta maaf karena memasuki lapangan. Rasa hormat saya kepada Everton tidak bisa lebih besar setelah pertandingan itu. Mereka sangat kuat dan sulit untuk dihadapi dengan cara mereka bermain,” ungkap Klopp.

(BacaSelebrasi Berlebihan, Klopp: Itu Terjadi Begitu Saja!)

Meski demikian, Klopp kembali harus memutar otak untuk menjaga posisi timnya saat bentrok dengan Burnley yang kemungkinkan tanpa Mane. “Kami akan melihat bagaimana kami mempersiapkan diri di pertandingan berikutnya. Kami hanya perlu memikirkan Burnley, bukan Bournemouth atau Napoli atau laga lainnya. Kami akan melihat apa yang kami lakukan, tetapi ini laga yang sangat penting buat kami dan Mane adalah satu dari tiga penyerang kami yang menonjol. Sulit untuk mencari pengganti posisinya saat ini,” papar Klopp.

Bagi Liverpool, kemenangan atas Burnley akan menjaga jarak di papan klasemen sementara Liga Primer. Maklum, dengan total 36 poin dari 14 laga Si Merah tetap bercokol di tangga kedua dan hanya terpaut dua angka dari pimpinan klasemen, Manchester City yang sukses menggilas Bournemouth 3-1, sehari sebelumnya.

(BacaArsenal Tekuk Tottenham 4-2, Emery Tidak Jumawa dan Tatap MU)

Sedangkan Everton tetap bercokol di papan tengah dengan 22 poin. Pada laga Derby lainnya, Chelsea tekuk Fulham 2-0 dan Arsenal kalahkan Tottenham Hotspur 4-2. (junius/ys)