Saturday, 21 September 2019

Tampil di SEA Games 2019, Tim eSport Indonesia Bidik Empat Medali Emas

Selasa, 4 Desember 2018 — 19:48 WIB
Para pengurus IeSPA dan para atlet e-Sport usai menemui Menpora, Imam Nahrawi di Jakarta. (jun)

Para pengurus IeSPA dan para atlet e-Sport usai menemui Menpora, Imam Nahrawi di Jakarta. (jun)

JAKARTA – Tim eSport Indonesia menargetkan bisa membidik empat medali emas pada SEA Games di Manila, Filipina 2019. Demi memenuhi target tersebut, Pengurus Nasional Perkumpulan Olahraga Elektronik Indonesia (IeSPA) bakal menjaring para atlet dari ajang Liga Universitas yang rencananya akan digelar di lima kota mulai Februari 2019 mendatang.

Dari ajang ini, atlet terbaik akan dipilih untuk mewakili Indonesia pada SEA Games 2019. Rencananya Liga Universitas ini akan digelar selama tiga bulan mulai Februari hingga Mei mendatang.

“Kami akan gelar di universitas-universitas terbesar di lima kota di Indonesia. Liga Universitas ini juga sekaligus menjadi ajang seleksi untuk menjaring atlet-atlet terbaik untuk mewakili Indonesia pada SEA Games 2019 di Filipina,” kata Ketua Umum IeSPA, Eddy Lim kepada awak media di kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (4/12/2018).

Eddy menambahkan, selain Liga Universitas pihaknya juga akan menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) eSport yang akan diikuti 12 Pengurus Provinsi IeSPA di seluruh Indonesia. Karena ada Pilpres tahun depan, kemungkinan Kejurnas nanti baru bisa diselenggarakan setelah Pilpres 2019 atau setelah Liga Universitas. “Tujuannya, untuk mencari tim pelapis pada SEA Games 2019 agar bisa memenuhi target empat medali emas,” imbuh Eddy.

Pada SEA Games 2019, Tim eSport Indonesia diharapkan bisa meraih empat medali emas dari enam nomor yang akan diperlombakan. Dari enam nomor yang akan diperlombakan, hingga saat ini baru empat nomor yang sudah dipastikan bakal dipertandingkan pada SEA Games 2019.

Keempat nomor tersebut adalah Dota 2, NBA 2K19, Hearthstone, dan Mobile Legend. “Dua nomor lagi masih belum disepakati oleh tuan rumah. Kami berharap nomor Clash Royale juga bisa dipertandingkan karena itu menjadi salah satu nomor unggulan kita,” ungkap Eddy.

Cabang olahraga eSport untuk pertama kalinya akan dipertandingkan pada ajang SEA Games 2019. Sebelumnya, cabang ini sudah pernah diperlombakan pada ajang multievent sekelas Asian Games 2018. Saat itu, Indonesia berhasil meraih total satu emas dari nomor Clash Royale dan satu perak dari nomor Hearthstone.

“Target saya di SEA Games 2019 nanti tentu harus lebih tinggi, yaitu emas,” tandas Joe Hendry Handisurya, atlet peraih medali perak untuk Indonesia dari nomor Hearthstone pada Asian Games 2018.

(BacaAsian Games 2018 Bawa eSports Asia Selangkah Lebih Maju)

Sebelumnya, Menpora Imam Nahrawi menerima Eddy dan para atletnya di kantornya dan turut memberikan dukungan terhadap target yang mereka canangkan pada SEA Games 2019 mendatang.

“Persiapkan dan rencanakan dengan baik, pemerintah akan dukung dan support secara kebijakan maupun anggaran yang diperlukan khususnya guna raihan prestasi medali emas di SEA Games. Kabar gembira eSport menjadi salah satu cabor dipertandingkan, dan saatnya eSport sebagai cabor baru mengibarkan merah putih dan mengumandangkan Indonesia Raya,” kata Menpora. (junius/ys)