Wednesday, 19 December 2018

Demi Memiliki Perabotan Rumah Tangga, Baby Sitter Curi Perhiasan Majikan

Kamis, 6 Desember 2018 — 19:08 WIB
Foto ilustrasi

Foto ilustrasi

MEDAN – Risma,39, penduduk Perumnas Simalingkar, Medan, terpaksa mendekam di penjara. Pasalnya, wanita yang berprofesi sebagai baby sitter ini nekat mencuri perhiasan emas seberat 78 gram milik majikannya.

Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Iptu Deny Indrawan Lubis, Kamis (6/12/2018), mengatakan tersangka yang sering dipanggil Iyos ini bekerja sehari-hari sebagai baby sitter di kediamannya Dermawan Elfrida Siahaan,66, warga Jalan Jati , Medan, Sumatera Utara.

Namun, disela-sela pekerjaannya, tersangka mencuri perhiasan emas senilai Rp 90 juta. Korban melaporkan kejadian itu kemarin dan tersangka ditangkap. “Tersangka diduga kuat mencuri perhiasan emas milik majikannya,”jelas Kanit.

Disebutkan Kanit, awalnya korban tiba di rumah setelah pulang dari
pesta pernikahan saudaranya.

Namun, korban curiga karena melihat tersangka tak ada di rumah. Kecurigaan korban semakin kuat setelah dalam lemari pakaiannya acak-acakan. Apalagi, korban tak melihat perhiasan emas miliknya dalam lemari.

“Barang milik korban yang hilang yakni kalung rantai 20 gram, mainan kalung emas 10 gram, kerabu emas 10gram, kerabu emas kendari 8 gram dan gelang emas10gram. Kemudian, korban juga kehilangan cincin emas model rotan seberat 10 gram, satu set kalung emas 10gram, berlian
mainan kalung, kerabu berlian model ronyot, satu buah jam tangan merk Alba, uang tunai sebesar Rp 200 ribu rupiah dan satu unit Hp Samsung Galaxy J2.

“Kerugian korban ditaksir mencapai Rp 90 juta,”tambah Kanit.

Aparat kepolisian langsung melakukan penyelidikan setelah korbanmembuat laporan pengaduan. Akhirnya, tersangka berhasil ditangkap dari kediamannya.

Sebelum meringkus tersangka, polisi terlebih dahulu menangkap suaminya bernama Marolop Situmorang. Pasalnya, suami tersangka diduga terlibat dalam pencurian itu.

Di hadapan petugas, tersangka mengaku nekat mencuri perhiasan korban karena hendak membeli perabot rumah tangga. Dari kediaman tersangka, petugas menyita barang bukti satu buah tas sandang, satu buah dompet, dua baju batik, satu unit HP Samsung galaxy J2, satu set kompor gas merk Maspion, satu tabung gas LPG 3 kg, satu lampu belajar, 10 kg
beras dalam toples 25 L.

Satu buah gelang, dua buah cincin, dua pasang kerabu dan satu buah jam tangan merk Alba.

“Polisi masih mengembangkan kasus ini. Diduga ada keterlibatan tersangka lain diantaranya penadah barang curian milik korban,”tutup Denny. (samosir/b)