Wednesday, 19 December 2018

Jokowi Apresiasi Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Kamis, 6 Desember 2018 — 20:27 WIB
Presiden Jokowi berswafoto saat meninjau Unisa di Dusun Mlangi, Kabupaten Sleman, Kamis (6/12). (Foto: BPMI).

Presiden Joko Widodo (Jokowi), mengunjungi Universitas Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) di Dusun Mlangi, Kabupaten Sleman, Kamis (6/12), dan  juga bersilaturahmi dengan para pengurus pusat Aisyiyah.

Sebagai informasi, Aisyiyah merupakan organisasi otonom wanita Muhammadiyah yang didirikan pada 19 Mei 1917 oleh Nyai Ahmad Dahlan, istri dari pendiri Muhammadiyah KH. Ahmad Dahlan.

Presiden Jokowi berswafoto saat meninjau Unisa di Dusun Mlangi, Kabupaten Sleman, Kamis (6/12). (Foto: BPMI). Presiden Joko Widodo (Jokowi), mengunjungi Universitas Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) di Dusun Mlangi, Kabupaten Sleman, Kamis (6/12), dan juga bersilaturahmi dengan para pengurus pusat Aisyiyah. Sebagai informasi, Aisyiyah merupakan organisasi otonom wanita Muhammadiyah yang didirikan pada 19 Mei 1917 oleh Nyai Ahmad Dahlan, istri dari pendiri Muhammadiyah KH. Ahmad Dahlan.

JAKARTA- Presiden Joko Widodo (Jokowi), mengunjungi Universitas Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) di Dusun Mlangi, Kabupaten Sleman, Kamis (6/12), dan juga bersilaturahmi dengan pengurus pusat Aisyiyah.

Sebagai informasi, Aisyiyah merupakan organisasi otonom wanita Muhammadiyah yang didirikan pada 19 Mei 1917 oleh Nyai Ahmad Dahlan, istri dari pendiri Muhammadiyah KH. Ahmad Dahlan.

Kepada jurnalis selepas kunjungan dan peninjauan, Kepala Negara mengatakan bahwa kunjungannya ini salah satunya dimaksudkan untuk melihat hal-hal yang berkaitan dengan pembangunan sumber daya manusia.

“Kita ingin sekarang ini melihat hal-hal yang berkaitan dengan pembangunan sumber daya manusia dan kekuatan-kekuatan apa yang ada. Ini dalam rangka sebuah perencanaan besar ke depan,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa lembaga pendidikan dan kesehatan yang ada di bawah Muhammadiyah memiliki keunggulannya tersendiri dan akan memegang salah satu peran sentral bagi program pembangunan SDM pemerintah tahun 2019.

“Kita tahu memang di Muhammadiyah yang namanya bidang kesehatan dan pendidikan itu sudah berpuluh tahun (berkiprah). Sebagai contoh tadi misalnya kayak Madrasah Mu’allimin-Mu’allimaat itu sudah 1918 dengan gedung yang begitu megahnya,” ucapnya.

“Artinya ini sebuah perjuangan panjang dari Muhammadiyah di bidang pendidikan yang memang sejak dulu lama digeluti,” Presiden menambahkan.

Soala Universitas Aisyiyah, Jokowi mengaku mengapresiasi dan sangat senang karena ada yang khas yaitu lebih dari 80 persen mahasiswanya perempuan demikian juga dosennya. Menurut Presiden selama ini sudah terbukti wanita itu lebih tangguh dan yakin lulusan Universitas Aisyiyah bisa memberikan sumbangsihnya bagi negara. (*/b)