Wednesday, 22 May 2019

Terpaksa Dikremasi

Mayatpun Terimbas Krisis Ekonomi di Venezuela

Kamis, 6 Desember 2018 — 14:23 WIB
krematorium di Venezuela juga mulai kesulitan peroleh gas.(Reuters)

krematorium di Venezuela juga mulai kesulitan peroleh gas.(Reuters)

VENEZUELA – Krisis ekonomi yang parah di Venezuela tidak hanya mencekik warganya yang masih hidup. Dampak krisis ekonomi ini ternyata juga menimpa warga yang sudah meninggal dunia.

Ongkos biaya penguburan yang mahal, membuat keluarganya bingung mau dikebumikan kemana orang terkasihnya yang meninggal dunia.

Diberitakan Reuters, Rabu (5/12/2018), akibat inflasi Venezuela yang mencapai 1 juta persen ini membuat warga mengurungkan niat membuat  upacara pemakaman yang memakan biaya mahal.

Penguburan juga mulai sulit lantaran kayu dan besi untuk peti mati mulai langka. Harga semen untuk membuat nisan dan meninggikan kuburan juga sangat tinggi.

Akhirnya,  kebanyakan warga Venezuela beralih ke kremasi sebagai alternatif dari penguburan. Tapi ternyata kremasi juga terpentok masalah.

Gas alami untuk pembakaran di oven krematorium juga kian langka, karena harus berebut dengan ibu-ibu untuk kebutuhan memasak.

Padahal, Venezuela sebagai anggota OPEC adalah salah satu negara dengan cadangan gas alam terbesar di dunia.(tri)