Wednesday, 19 December 2018

Panglima TNI Hadiri Pengantaran Jenazah Sertu Anumerta Handoko di Timika

Kamis, 6 Desember 2018 — 18:53 WIB
timika

JAKARTA – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menghadiri langsung Pengantaran Jenazah Sertu Anumerta Handoko, bertempat di Hanggar Airfast Bandara Mozes Kilangin, Timika Papua, Kamis (6/12/2018).

Pada kesempatan itu, seperti dalam rilis Puspen TNI, Panglima TNI didampingi Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, dan Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto. Almarhum Sertu Handoko merupakan korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Pos TNI yang berada di Mbua Distrik Yigi, Kabupaten Nduga.

Turut hadir dalam acara tersebut, antara lain Asops Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito,  Aster Panglima TNI Mayjen TNI George Elnadus Supit, dan Kapuspen TNI Mayjen TNI Santos G. Matondang, M.Tr. (Han), Komandan Korps Brimob Irjen Pol Rudi Sufahriadi, Wakapolda Papua Brigjen Pol Yacobus serta Danrem 174/ATW Brigjen TNI Agus A. Rauf.

Jenazah almarhum Sersan Satu (Sertu) Anumerta Handoko diterbangkan ke daerah asalnya di Sorong, Papua Barat, Kamis (6/12/2018) pukul 10.00 WIT. Pelepasan dilakukan melalui upacara militer di Hanggar Avco Bandara Moses Kilangin Timika, Mimika, Papua.

Pelepasan dipimpin Dandim Mimika Letkol Pio L Nainggolan. Jenazah Sertu Anumerta Handoko selanjutnya akan diterbangkan menggunakan pesawat Sriwijaya Air ke Sorong, Papua Barat, untuk dimakamkan. Sebelumnya, jenazah disemayamkan di Mako Brigif 20 IJK Kontrad Tiga, setelah diterbangkan dari Nduga, Rabu (5/12/2018).

Dalam upacara pelepasan itu dihadiri oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto, Kasad Jendral Tni Andika Perkasa, beserta sejumlah jajaran TNI dan Polri lainnya.

“Kita baru saja menyaksikan upacara pemberangkatan jenazah almarhum Sersan Satu Handoko yang akan diterbangkan ke Sorong karena rumah almarhum ada di sana,” kata Panglima TNI, seusai upacara pelepasan.

Panglima TNI menjelaskan, Sertu Anumerta Handoko merupakan salah satu korban ketika kelompok kriminal bersenjata (KKB) menyerang Pos Batalyon 755/Yaled di Mbua, Kabupaten Nduga pada Senin (3/12/2018).

Dari 22 pasukan di Pos Batalyon 755/Yaled, satu gugur atas nama Sertu Handoko, sedangkan satu prajurit TNI yang terluka bernama Pratu Sugeng sedang dirawat intensif di Rumah Sakit Mitra Masyarakat. (*/win)